Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Satu Kota Lumpuh, Serangan Ransomware Makin Ganas
    Insight News

    Satu Kota Lumpuh, Serangan Ransomware Makin Ganas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Mei 2024Updated:7 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Serangan ransomware yang menjadi momok beberapa tahun terakhir kembali memakan korban. Kali ini, pemerintah kota Wichita, Kansas, AS, harus menonaktifkan sistemnya akibat serangan ransomware.

    Pada akhir pekan lalu, pemerintah setempat melaporkan adanya insiden yang melumpuhkan data di beberapa sistem krusial.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Sebagai langkah penanggulangan, kami mematikan jaringan komputer,” kata perwakilan pemerintah setempat, dikutip dari PCMag, Selasa (7/5/2024).

    Meski situs utama kota tersebut tetap aktif, namun fasilitas layanan lainnya yang digunakan masyarakat untuk melakukan pembayaran, mengakses dokumen persidangan, dll, tak bisa digunakan.

    Pemerintah membantah ransomware menjadi dalang kelumpuhan sistem. Pemerintah hanya menyebut menonaktifkan sistem demi “menjaga keamanan operasional”.

    Namun, pemerintah mengonfirmasi bahwa ada penyerangan yang fokus pada sistem enkripsi file. Tujuan penyerangan itu adalah meminta tebusan. Metode ini merupakan definisi serangan ransomware yang dikenal selama ini.

    Salah satu kekhawatiran dari penyerangan ini adalah keamanan data sensitif masyarakat Wichita yang berjumlah 400.000 orang. Biasanya, penjahat siber akan mengancam menjual data-data sensitif ke pasar gelap jika tidak menerima tebusan yang diminta.

    Baru-baru ini, penyedia asuransi UnitedHealth Group rela membayar US$ 22 juta untuk memitigasi serangan ransomware.

    Tak jelas apakah pemerintah Wichita akan mengambil langkah serupa. Sejauh ini, investigator federal mengatakan tengah mengkaji data-data apa saja yang terdampak serangan.

    Pemerintah mengatakan akan mengambil langkah yang hati-hati dalam memulihkan layanan publik.

    “Kami bekerja sama dengan para spesialis untuk mengkaji sistem sebelum mengaktifkannya kembali,” kata pemerintah setempat.

    Menurut perusahaan keamanan siber Emsisoft, serangan ransomware di Wichita menandai ke-36 kalinya geng hacker menyerang pemerintah lokal di AS. Hal ini menegaskan ancaman ransomware makin ganas mengintai sektor pemerintahan.




    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.