Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Satelit SpaceX Elon Musk Diramal Bunuh Manusia Tiap 2 Tahun
    Insight News

    Satelit SpaceX Elon Musk Diramal Bunuh Manusia Tiap 2 Tahun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Oktober 2023Updated:16 Oktober 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menurut laporan baru yang dikeluarkan oleh Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA), ada risiko satu orang meninggal setiap dua tahun akibat tertimpa satelit yang jatuh dari antariksa.

    Laporan tersebut merujuk pada SpaceX yang terus meluncurkan satelit. Sekitar 28.000 keping puing satelit diprediksi akan memasuki atmosfer setiap tahun pada 2035 mendatang.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    FAA menyatakan adanya kemungkinan puing satelit atau sampah antariksa tidak terbakar seluruhnya selama periode tersebut. Puing satelit itu akan jatuh dan menyebabkan cedera atau kematian pada orang di Bumi.

    Laporan tersebut juga menyatakan bahwa puing-puing satelit yang jatuh dapat menimbulkan ancaman bagi pesawat terbang.

    Dilansir dari Gizchina, Senin (16/10/2023), pada tahun 2035 mendatang, kemungkinan setiap tahun ada pesawat tertembak jatuh oleh puing-puing satelit akan menjadi 0,0007.

    FAA menyatakan kekhawatirannya terhadap tingkat sampah luar angkasa. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan seperti SpaceX telah meluncurkan lebih banyak satelit ke luar angkasa setiap tahunnya.

    Para ahli memperingatkan bahwa kecepatan peluncuran ini dapat menimbulkan risiko tabrakan baik di luar angkasa maupun di darat.

    Laporan tersebut bertujuan untuk menilai risiko yang ditimbulkan oleh jatuhnya puing-puing luar angkasa, juga menunjukkan bahwa beberapa bahaya dapat dikurangi melalui peraturan yang lebih ketat.

    SpaceX milik Elon Musk sudah memiliki rencana untuk meluncurkan konstelasi satelit, sehingga diperlukan untuk memahami laporan ini.

    Perusahaan telah meluncurkan 5.000 satelit semacam itu dan berencana meningkatkan jumlah peluncurannya secara signifikan.

    Laporan FAA mengklaim bahwa SpaceX menyumbang lebih dari 85% risiko ancaman terhadap manusia di lapangan. Namun, laporan tersebut tidak memperhitungkan jaringan satelit lain yang rencananya akan diluncurkan oleh negara lain.

    SpaceX, mengatakan analisis yang digunakan untuk menghitung angka tersebut “sangat cacat”.

    Perusahaan mengklaim hal itu hanya didasarkan pada asumsi yang salah tentang bahaya terhadap satelitnya.

    David Goldstein, chief engineer SpaceX, mengatakan dalam sebuah surat kepada FAA bahwa kemungkinan besar satelit perusahaan akan terbakar saat memasuki atmosfer lebih tinggi daripada yang diperkirakan dalam laporan tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Satelit Satria-1 Siap Meluncur 19 Juni Pakai Roket Elon Musk

    (fab/fab)


    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.