Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Samsung Minta Maaf Gara-gara Bisnis Anjlok, Ini Penyebabnya
    Insight News

    Samsung Minta Maaf Gara-gara Bisnis Anjlok, Ini Penyebabnya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Oktober 2024Updated:9 Oktober 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Samsung meminta maaf soal proyeksi kinerja yang mengecewakan pada kuartal ketiga. Ini semua karena respons raksasa teknologi Korea Selatan tersebut terlambat dalam memasok chip kelas atas di pasar AI.

    Permintaan maaf itu terkait proyeksi laba kuartal ketiga perusahaan yang kemungkinan akan berada di bawah ekspektasi pasar. Diperkirakan labanya mencapai 9,1 triliun won (sekitar Rp 105,6 triliun) dibandingkan dari LSEG SmartEstimare sebesar 10,3 miliar won (Rp 119,6 triliun).

    Angka tersebut sebenarnya meningkat dari periode sama pada tahun sebelumnya senilai 2,43 triliun won (Rp 28,2 triliun). Namun memang mengalami penurunan pada Q2 sebesar 10,44 triliun won (Rp 121,1 triliun).

    Pasar chip diketahui mulai ramai. Persaingan yang ketat terjadi untuk penyediaan chip konvensional dan canggih.

    Samsung menjelaskan bisnis chip AI dengan pelanggan utamanya terdampak penundaan. Namun Reuters menuliskan Samsung tak menyebut siapa pelanggan utama yang dimaksud, dikutip Selasa (8/10/2024).

    Untuk perusahaan chip asal China telah meningkatkan pasokan chip konvensional. Ini berkontribusi pada penurunan pendapatan semikonduktor.

    Respons terlambat dari Samsung ini membuat ketergantungan pada chip tradisional meningkat dengan margin lebih rendah. Pada akhirnya, para analis mengatakan berisiko pada persaingan pemain dari China serta juga permintaan pada smartphone dan PC.

    Chip kelas atas menjadi angin segar bagi para pemain. Sebab ini membuat pasar pulih setelah diterpa penurunan usai pandemi tahun lalu.

    Sayang ini tak dimanfaatkan oleh Samsung. Perusahaan tertinggal dari SK Hynix untuk memasok chip memori pita lebar pada Nvidia.

    Analis di BNK Investment & Securities, Lee Min Hee memperkirakan pendapatan kuartal Samsung tidak akan membaik.

    Pihak Samsung mengakui perusahaan tengah berada di tengah ujian. Termasuk kekhawatiran soal daya saing teknologi dari perusahaan teknologi.

    “Kami menimbulkan kekhawatiran soal daya saing teknologi kami, dengan beberapa orang berbicara soal krisis yang dihadapi Samsung. Ini periode penuh ujian,” ucap Wakil Ketua Divisi Solusi Perangkat Samsung Electronics, Young Hyun Jun.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: “Sinyal Kuat” Bisnis Menara Telekomunikasi Sambut Era Prabowo





    Next Article



    Radiasi Chip Samsung Makan Korban, Nasibnya Miris



    Insight for you Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.