Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Samsung Disebut Dibobol Hacker, 190GB Data Rahasia Dicuri
    Insight News

    Samsung Disebut Dibobol Hacker, 190GB Data Rahasia Dicuri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Maret 2022Updated:8 Maret 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Samsung diduga mengalami serangan siber yang mengakibatkan banyak data bocor secara online. Seorang hacker mengklaim telah membocorkan sekitar 190 gigabyte data, termasuk kode sumber dan algoritma pembuka kunci biometrik.

    Selompok hacker bernama Lapsus$ menerbitkan ratusan gigabyte data rahasia yang diklaim diambil dari Samsung Electronics. Jika benar, kebocoran mungkin menjadi masalah keamanan besar bagi perusahaan asal Korea Selatan itu, demikian dikutip dari Apple Insider, Senin (7/3/2022).

    Menurut laporan Bleeping Computer, hacker menampilkan snapshot direktori C/C++ dalam software Samsung. Kelompok itu kemudian memperluas deskripsi kebocoran data dengan mengatakan berisi kode sumber rahasia Samsung.

    Kode yang dimaksud dikatakan menyertakan sumber untuk setiap Applet Terpercaya yang dipasang di TrustZone Samsung. TrustZone sendiri bertugas untuk menangani tugas sensitif seperti kriptografi perangkat keras dan kontrol akses.

    Data yang bocor juga tampaknya mencakup algoritma operasi buka kunci biometrik, sumber bootloader untuk perangkat terbaru, kode sumber server aktivasi, dan kode sumber lengkap yang digunakan untuk mengotentikasi dan mengotorisasi akun Samsung.

    Kebocoran data tersebut juga dianggap mengandung kode sumber rahasia yang berasal dari Qualcomm.

    Sementara kelompok hacker tersebut telah mendistribusikan kebocoran data melalui torrent. Belum diketahui berapa banyak lagi data yang telah diakses Lapsus$.

    Pun motif yang digunakan oleh hacker pun tidak jelas, apakah mereka berusaha untuk meminta uang tebusan dari Samsung atau ada tujuan lainnya.

    Pejabat Samsung mengatakan kepada Korea Herald bahwa perusahaan sedang melakukan investigasi atas kejadian ini.

    Insiden peretasan ini adalah yang terbaru dari sejumlah masalah yang belakangan menimpa Samsung.

    Pada Februari lalu, Samsung dilaporkan bahwa perusahaan telah mengirimkan setidaknya 100 juta smartphone Android dengan kelemahan keamanan di dalamnya.

    Masalah yang berkaitan dengan bagaimana kunci kriptografi disimpan di TrustZone, dapat memungkinkan penyerang untuk mengekstrak data sensitif dari perangkat yang terpengaruh.

    Samsung juga menghadapi skandal pelambatan dengan software yang membatasi kinerja lebih dari 10.000 aplikasi. Samsung mengatakan sedang mengerjakan pembaruan untuk mengatasi keluhan.

    [Dexpert.co.id]

    (roy/roy)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.