Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Salah Satu Bursa Kripto Terbesar Bangkrut, Ini Alasannya
    Insight News

    Salah Satu Bursa Kripto Terbesar Bangkrut, Ini Alasannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 November 2022Updated:16 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Drama bursa kripto FTX, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, memasuki babak baru. Setelah mengalami keruntuhan, perusahaan dilaporkan mengajukan status kebangkrutan.

    Karena FTX merupakan jaringan perusahaan, proses kebangkrutannya cukup rumit. Peneliti Seamus Hughes, wakil direktur Program Ekstremisme di Universitas George Washington mengumpulkan kebangkrutan dalam satu daftar.

    Sebagai informasi, masalah FTX bermasalah setelah CEO Binance Chanpeng Zhao menjual token FTX dan nilainya ambles. Ini terjadi pada November 2022 saat hubungannya dengan bos FTX Sam Bankman-Fried yang dulunya berteman akrab menjadi memburuk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berikutnya sejumlah pengguna FTX akhirnya melakukan penarikan secara massal senilai US$6 miliar dalam waktu kurang dari 72 jam. Sayangnya perusahaan tak memiliki uang sebanyak itu, sebagian besar karena telah mengirimkan asetnya ke sister company Alameda Research, yang membuat taruhan kripto berisiko dan tidak membuahkan hasil.

    Berikutnya Bankman-Fried mengatakan Binance akan mengakuisisi FTX. Namun setelah Chanpeng Zhao melakukan beberapa uji tuntas akhirnya mundur dari kesepakatan.

    Pada akhirnya Bankman-Fried berusaha mencari investor untuk menyelamatkan perusahaan, tapi tidak berhasil. Jalan berikutnya yang ditempuh adalah mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di pengadilan Delaware.

    Berikut pengajuan bangkrut oleh FTX, dikutip dari Gizmodo, Rabu (16/11/2022):

    • FTX Crypto Services
    • FTX Ventures Ltd
    • FTX Canada
    • FTX Structured Products
    • FTX Trading GmbH
    • FTX EMEA Ltd
    • FTX Digital Assets LLC
    • FTX Zuma Ltd
    • FTX Japan Services KK
    • FTX Certificates GmbH
    • FTX Property Holdings Ltd
    • FTX Exchange FZE
    • FTX Digital Holdings (Singapore) Pte Ltd
    • Alameda Research LLC
    • FTX Lend Inc.
    • FTX US Services, Inc.
    • FTX Switzerland GmbH
    • FTX EU Ltd
    • FTX Products (Singapore) Pte Ltd
    • FTX TURKEY TEKNOLOJI VE TICARET ANONIM SIRKET
    • FTX Marketplace, Inc
    • FTX Services Solutions Ltd
    • West Realm Shires Services Inc.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Harta Lenyap Rp 232 T Semalam, Siapa Itu Sam Bankman-Fried?

    (npb/roy)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.