Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Saham Ditaksir Rp 1.395 Triliun, Pegawai ChatGPT Pesta Pora
    Insight News

    Saham Ditaksir Rp 1.395 Triliun, Pegawai ChatGPT Pesta Pora

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 September 2023Updated:27 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – OpenAI dikabarkan tengah menggalang modal lewat penjualan saham. Perusahaan di balik ChatGPT ini diperkirakan bisa mencapai valuasi US$ 90 miliar (Rp 1.395 triliun) lewat ronde pendanaan yang tengah berjalan.

    Rencana penjualan saham oleh OpenAI dilaporkan oleh Wall Street Journal seperti dikutip dari TechCrunch pada Rabu (27/9/2023). Wall Street Journal menyatakan penjualan saham ini akan mendongkrak valuasi OpenAI dari US$ 29 miliar (Rp 449 triliun) ke kisaran antara US$ 80 miliar – US$ 90 miliar (Rp 1.240 triliun-Rp 1.395 triliun). 

    Lewat ronde pendanaan ini, pegawai OpenAI bisa untung besar. Alasannya, OpenAI tidak akan menerbitkan saham baru. Investor yang ingin mengantongi perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan tersebut hanya bisa membeli saham yang sudah beredar, termasuk milik para pegawai.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam pendanaan terakhir pada April yang memberikan OpenAI valuasi US$ 29 miliar, perusahaan meraih US$ 300 juta dari Sequoia Capital, Andreessen Horowitz, Thrive dan K2 Global. Sebelumnya Microsoft mengumumkan investasi senilai US$ 10 miliar ke OpenAI pada Januari.

    Pada awal tahun ini, ChatGPT buatan OpenAI menggebrak industri teknologi sebagai aplikasi dengan pertumbuhan jumlah pengguna tercepat dalam sejarah sebelum dilampaui oleh popularitas aplikasi Threads buatan Instagram.

    ChatGPT mempopulerkan penggunaan teknologi AI generatif, yaitu jenis kecerdasan buatan yang bisa menciptakan konten dalam bentuk teks, gambar, suara, hingga video berdasarkan permintaan pengguna. Alih-alih hanya informasi, ChatGPT bisa menuliskan esai, puisi, hingga kode program sesuai permintaan.

    OpenAI baru-baru ini mengumumkan fitur baru ChatGPT yaitu kemampuan untuk berdiskusi lewat percakapan suara dan kemampuan untuk mengenali gambar.

    Kini, 49 persen dari saham OpenAI dikuasai oleh Microsoft. Pada Agustus lalu, OpenAI memproyeksikan pendapatan US$ 1 miliar pada 2023.



    Artikel Selanjutnya


    6 Profesi Digaji Sampai Rp 465 Juta Berkat ChatGPT, Simak!

    (dem/dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.