Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sah! Negara Afrika Ini Akui Bitcoin, Jadi yang ke-2 di Dunia
    Insight News

    Sah! Negara Afrika Ini Akui Bitcoin, Jadi yang ke-2 di Dunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 April 2022Updated:29 April 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Menyusul El Salvador, Central Afrika Republic menyetujui Bitcoin sebagai mata uang resmi. Keputusan itu berdasarkan suara bulat dari anggota parlemen.

    Langkah itu, menurut pihak kepresidenan dalam pernyataannya, menempatkan Central Afrika Republic ‘di peta negara paling berani dan paling visioner’, dikutip dari BBC, Kamis (28/4/2022).

    Central Afrika Republic merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Namun kaya akan berlian, emas, dan uranium.

    Saat ini, Central Afrika Republic menggunakan mata uang franc CFA yang didukung Perancis bersama dengan sebagian besar bekas koloni negara itu di Afrika. Langkah pemerintah tersebut ditanggapi beragam oleh para analis.

    Misalnya ada beberapa orang menyebutnya sebagai upaya melemahkan CFA. Saat kontes pengaruh atas negara kaya sumber daya antara Rusia dan Perancis sedang berlangsung.

    “Konteksnya mengingatkan korupsi sistemik dan mitra Rusia yang menghadapi sanksi internasional, mendorong kecurigaan,” ucap analis Thierry Vircoulon kepada AFP.

    Sementara itu kepada BBC Afrique, ekonom Yann Daworo mengatakan langkah pemerintah itu akan membuat hidup lebih mudah. Sebab transaksi bisa dilakukan melalui smartphone dan juga kemudahan mengubah Bitcoin ke mata uang lain.

    Sedangkan ilmuwan komputer Sydney Tickaya mengatakan adopsi itu prematur dan tidak bertanggung jawab. Dia menyoroti akses internet yang terbelakang di sana.

    Sebagai informasi, cakupan pengguna internet di negara itu memang sangat rendah. Dalam laporan World Data tahun 2019, baru 4% warga Afrika Tengah yang punya akses ke dunia maya.

    “Akses internet masih terbelakang di negara ini sementara Bitcoin sepenuhnya bergantung pada internet,” kata dia.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.