Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rusia Diam-Diam Membuat Senjata Penghancur Internet, AS Baru Tahu
    Insight News

    Rusia Diam-Diam Membuat Senjata Penghancur Internet, AS Baru Tahu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Februari 2024Updated:19 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia dilaporkan mengembangkan senjata baru berbasis nuklir. Senjata itu dilepaskan di luar angkasa dan akan berdampak pada internet di Bumi.

    CNN Internasional mengutip tiga sumber, menyebutkan Rusia tengah mengembangkan senjata yang mampu merusak satelit. Senjata itu akan bisa merusak satelit komersial dan pemerintah untuk telepon seluler, bertransaksi online, dan browsing internet.

    Salah satu yang terdampak adalah jaringan satelit internet yang tersebar di antariksa, ungkap para ahli. Misalnya Starlink dari SpaceX, perusahaan yang dimiliki Elon Musk.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jaringan internet berbasis satelit itu diketahui telah melayani masyarakat Ukraina sejak perang dengan Rusia terjadi.

    Pihak Amerika Serikat (AS) nampaknya sudah mengetahui ancaman tersebut. Dalam pernyataannya Mike Turner selaku perwakilan partai Republik dan ketua Komite Intelijen mengatakan pihaknya memiliki informasi soal ancaman keamanan nasional.

    Sementara itu, Presiden AS Joe Biden mengatakan informasi Turner mengacu pada kemampuan senjata nuklir anti-satelit milik Rusia. Namun pihak intelijen enggan membahasnya lebih lanjut, dikutip CNN Internasional, Senin (19/2/2024).

    Pejabat pemerintahan AS mengklaim senjata Rusia itu belum berada di orbit. Pihat Rusia masih mengembangkan hingga sekarang.

    Sebagai informasi, senjata yang dikenal sebagai EMP nuklir akan menciptakan gelombang energi elektromagnet dan partikel bermuatan tinggi. Departemen Pertahanan AS dan komunitas intelijen telah melakukan pelacakan soal pengembangan senjata anti satelit milik Rusia, termasuk EMP selama bertahun-tahun.

    Seorang pejabat pertahanan setempat mengatakan ada banyak laporan intelijen terkait hal tersebut dan ini sudah terjadi sejak beberapa waktu lalu.




    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.