Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rusia Bakal Cabut Dari Stasiun Antariksa ISS, Kapan?
    Insight News

    Rusia Bakal Cabut Dari Stasiun Antariksa ISS, Kapan?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Juli 2022Updated:28 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia nampaknya akan tinggal lebih lama di StasiunĀ Antariksa Internasional atau International Space Station (ISS). Dilaporkan badan antariksa negara tersebut, Roscosmos batal keluar dan bertahan hingga 2028 mendatang.

    Kabar ini menyusul pengumuman kepala Roscosmos terbaru akan meninggalkan konsorsium ISS setelah 2024. Selama sisa waktu itu, kepala Roscosmos Yuri Borisov memastikan pihaknya memenuhi seluruh kewajibannya.

    “Tentu saja, kami akan memenuhi semua kewajiban kami kepada mitra namun keputusan mengenai penarikan dari stasiun setelah 2024 telah dibuat,” kata Borisov.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun menurut laporan Reuters, Rusia nampaknya akan tetap di sana hingga stasiun antariksanya sendiri beroperasi. Dengan begitu, kemungkinan Roscosmos baru pergi dari ISS setidaknya paling cepat tahun 2028 mendatang, dikutip dari Space, Kamis (28/7/2022).

    Pos terdepan milik Rusia itu bernama Stasiun Layanan Orbital Rusia atau ROSS. Roscosmos telah merilis wawancara terkait stasiun tersebut dengan direktur penerbangan ISS segmen Rusia Vladimir Soloyov, perancang umum RSC Energia, kontraktor utama program penerbangan antariksa manusia Rusia.

    Menurut Solovyov, kepergian tergesa-gesa dari ISS menjadi langkah buruk bagi Rusia. Dia mendukung Roscosmos untuk bertahan hingga pengembangan ROSS lebih nyata.

    “Kami, tentu saja, perlu terus mengoperasikan ISS sampai kami membuat backlog yang nyata untuk ROSS,” ujar Solovyov.

    “Kita harus memperhitungkan jika menghentikan penerbangan berawak selama beberapa tahun, maka akan sulit mengembalikan apa yang telah dicapai”.

    Ancaman meninggalkan ISS bukan kali ini saja dilontarkan Rusia. Bos Roscosmos sebelumnya, Dmitry Rogozin sering mengancam akan pergi dari stasiun ISS. Ini terjadi seiring rentetan sanksi yang diberikan kepada negara tersebut setelah serangannya ke Rusia.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    NASA: Astronaut AS Balik ke Bumi, Pakai Pesawat Rusia

    (npb/roy)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.