Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rumor TikTok Janji Rp 148 Triliun, Ini Kata Anak Buah Mendag
    Insight News

    Rumor TikTok Janji Rp 148 Triliun, Ini Kata Anak Buah Mendag

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Juni 2023Updated:16 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Isy Karim buka suara terkait beredarnya rumor TikTok yang berencana akan investasi di Kemendag senilai Rp 148 triliun.

    Isy tak membantah bahwasanya memang ada pertemuan antara pihak Kemendag dengan pihak TikTok pada hari Rabu (14/6/2023) kemarin.

    Namun dalam pertemuan itu, katanya, TikTok bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan hanya membahas fitur-fitur TikTok yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk berjualan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Itu hanya pertemuan, kemarin isinya perkenalan bahwa TikTok kan baru luncurkan TikTok shopping, jadi ingin menyampaikan bahwa TikTok ada penambahan terkait TikTok shopping,” kata Isy Karim saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (15/6/2023).

    Sementara, ketika ditanyakan ihwal apakah ada rencana TikTok berinvestasi, Isy Karim langsung menampik hal itu. “Belum, belum, General Agreement (Persetujuan Umum) saja belum. Saya sudah ke TikTok, belum ada jawaban,” ujarnya.

    Sebagai informasi, sebelumnya Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) TikTok Shou Zi Chew di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, pada Rabu (14/6/2023).

    Dalam keterangan resminya, Zulhas mengungkapkan bahwa TikTok memiliki pengaruh besar terhadap ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia, khususnya dalam mempercepat proses digitalisasi.

    “Tidak hanya menjadi platform hiburan, TikTok juga berpengaruh besar terhadap ekosistem UMKM Indonesia. Kami senang, perkembangan digital seperti TikTok mempermudah pertemuan antara pembeli dengan produsen,” kata Zulhas dalam keterangan resminya.

    Zulhas menuturkan, keberadaan platform digital membuat produsen dan pembeli terhubung secara langsung, sehingga memotong peran rantai distribusi.

    “Ini sangat berpengaruh. khususnya bagi pelaku bisnis UMKM,” lanjutnya.

    Sementara CEO Chew mengungkapkan, kunjungannya ke Indonesia ingin bertemu dengan Menteri Perdagangan untuk mengungkapkan terima kasihnya secara langsung dukungan terhadap perkembangan TikTok, salah satunya dengan penerbitan izin TikTok Shop di Indonesia.

    Saat ini sebanyak 5 juta pelaku bisnis dari masyarakat Indonesia telah menggunakan platform Tiktok. Dari jumlah tersebut, mayoritas adalah UMKM dan 2 juta di antaranya berjualan melalui niaga elektronik TikTok Shop.

    “Kita utamakan keamanan dan dan keselamatan. Saya ingin bekerja dengan regulator untuk memastikan bahwa TikTok akan aman untuk pengguna indonesia. Salah satu harapannya adalahbarang Indonesia dapat dijual tak hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri melalui platform TikTok,” kata CEO Chew.

    (dem)


    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.