Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rugi Bengkak, Startup OYO PHK 600 Orang
    Insight News

    Rugi Bengkak, Startup OYO PHK 600 Orang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Desember 2022Updated:5 Desember 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Badai PHK massal di industri startup masih berlanjut. Kali ini giliran agregator hotel asal Oyo yang merumahkan pegawainya.

    Oyo mengumumkan memangkas 600 pekerja di departemen perusahaan dan teknologi. Perusahaan yang didukung Softbank itu akan memangkas 10% dari 3.700 pegawai dan memperkerjakan 250 orang.

    “Kami akan melakukan semua yang kami bisa memastikan bahwa sebagian besar yang harus kami keluarkan mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan,” kata Chief Executive Officer, Ritesh Agarwal dikutip dari Reuters, Senin (5/12/2022).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Oyo memastikan akan membantu pegawai yang terdampak. Selain itu perlindungan asuransi kesehatan tetap berlanjut hingga sekitar tiga bulan.

    Agarwal menjanjikan pada pegawai yang terdampak jika ada kebutuhan di dalam perusahaan, mereka yang pertama yang ditawarkan. “Seiring pertumbuhan Oyo dan kebutuhan akan beberapa peran di masa depan, kami berkomitmen menjangkau mereka yang pertama dan menawarkan kesempatan”.

    Melansir New Indian Express, langkah yang diambil Oyo tersebut merupakan bagian dari perubahan luas pada struktur organisasi mereka.

    Selain melakukan PHK, Oyo juga melakukan beberapa penggantian struktur perusahaan. Misalnya menggabungkan tim produk dan teknik. Dengan begitu, perusahaan mengatakan akan memungkinkan fungsi yang lebih lancar.

    Perampingan juga terjadi dalam teknologi. Yakni pada tim pengembangan pilot dan proof-of-concept seperti In-app gaming, kurasi dan konten yang difasilitasi pelindungan.

    Sebelumnya pada kuartal kedua, Oyo melaporkan kerugian besar 3,33 miliar rupee India. Sementara pada kuartal pertama kerugian mencapai 4,14 miliar rupee.

    Oyo juga sempat akan melakukan IPO pada Oktober 2021. Namun akhirnya ditunda karena kondisi pasar saat itu.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Perancang Aplikasi Gojek Ungkap Alasan Startup PHK Massal

    (npb/npb)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.