Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rudal Canggih S-500 Rusia Bisa Bikin ‘Loyo’ Senjata AS
    Insight News

    Rudal Canggih S-500 Rusia Bisa Bikin ‘Loyo’ Senjata AS

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa27 Juli 2022Updated:27 Juli 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rusia dikenal sebagai negara yang memiliki senjata canggih, salah satunya rudal S-500. Pertahanan udara jarak jauh dan sistem rudal anti-balistik S-500 Prometey (Prometheus) mulai dikembangkan Rusia pada tahun 2002.

    Sistem S-500 dikembangkan oleh perusahaan Almaz-Antey, dengan sistem yang disebut sebagai Triumfator-M. Ruda S-500 pertama ditampilkan pada tahun 2021.

    Produksi awal S-500 dilaporkan dimulai pada tahun 2017. Semula sistem ini direncanakan akan diterjunkan pada 2020, tetapi proyek tersebut molor dari jadwal.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada tahun 2021 terungkap sebuah rekaman di mana S-500 berhasil menembakkan rudal balistik berkecepatan tinggi. Pada tahun yang sama beberapa pejabat militer Rusia melaporkan bahwa pengujian resmi sistem ini telah selesai.

    Sistem S-500 pertama dikerahkan di sekitar Moskow yang dirancang untuk melindungi ibu kota Rusia tersebut dan daerah sekitarnya dari serangan rudal balistik. Pada tahun 2022 diumumkan bahwa produksi massal sistem S-500 dimulai. Rusia berencana untuk menurunkan sepuluh batalyon rudal S-500 dalam beberapa tahun ke depan.

    S-500 bukanlah upgrade dari S-400, melainkan desain baru. S-500 menggunakan banyak teknologi baru dan lebih unggul dari S-400 dan dirancang untuk mencegat rudal balistik, demikian dilansir dari Military Today, Rabu (27/7/2022).

    Rudal S-500 direncanakan memiliki jangkauan 500-600 km dan mencapai target di ketinggian 40 km. Beberapa sumber mengklaim bahwa sistem ini mampu melacak 5-20 target balistik dan mencegat hingga 5-10 target balistik secara bersamaan.

    Ia dapat mengalahkan rudal balistik yang melaju dengan kecepatan 5-7 kilometer per detik. Telah dilaporkan bahwa sistem pertahanan udara ini juga dapat menargetkan satelit orbit rendah.

    Beberapa sumber melaporkan, bahwa sistem S-500 dapat mendeteksi rudal balistik pada jarak 2.000 km dan hulu ledak rudal balistik pada jarak 1.300 km. Sistem ini dapat mengalahkan rudal balistik sebelum hulu ledaknya masuk kembali ke atmosfer.

    Telah dilaporkan bahwa S-500 dapat meluncurkan rudal dalam waktu 10 menit dari perjalanan. Rudal S-500 bersifat mobile, semua peralatan akan diangkut dengan truk berat dengan mobilitas tinggi.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.