Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rotasi Bumi Berubah Gegara Bendungan di China, Ini Penjelasan NASA
    Insight News

    Rotasi Bumi Berubah Gegara Bendungan di China, Ini Penjelasan NASA

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 September 2024Updated:24 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada banyak hal yang ternyata bisa mengubah rotasi Bumi. Salah satunya datang dari sebuah bendungan raksasa yang ada di China.

    NASA menemukan kemampuan bendungan hidroelektrik di China pada 2005 lalu. Kala itu, lembaga antariksa Amerika Serikat (AS) menemukan cara rotasi Bumi dipengaruhi gempa dan tsunami di Samudera Hindia.

    Temuan tersebut menunjukkan adanya perubahan distribusi massa di seluruh Bumi yang berdampak sangat kecil pada momen inersia planet. IFL Science menjelaskan konsep fisika itu menggambarkan sulitnya memutar sebuah objek di sekitar sumbu tertentu.

    Putaran Bumi dipengaruhi gempa akibat lempeng tektonik yang bergeser, dikutip dari Wio News, Selasa (24/9/2024).

    Ilmuwan NASA menemukan setelah gempa Samudera Hindia tahun 2004, terjadi perubahan distribusi massa. Kejadian itu menyebabkan hari berkurang hingga 2,68 mikrodetik.

    Dengan teori yang sama, pergeseran air yang besar juga bisa memicu fenomena serupa. Ahli geofisika di Pusat Penerbangan Antariksa Goddard NASA, Benjamin Fong Chao mengatakan 40 kilometer kubik air ditampung dalam bendungan yang dikenal sebagai Bendungan Tiga Ngarai.

    Dari hasil perhitungannya, panjang hari dapat bertambah 0,06 mikrodetik. Hal ini karena adanya perubahan posisi pada massa dan kutub Bumi sekitar 2 cm.

    Bendungan hidroelektrik itu terletak di provinsi Hubei. Bagian tengahnya membentang sepanjang sungai Yangtze.

    Tiga ngarai yang mengalir di bendungan ini berasal dari Qutangxia, Wuxia, dan Xilingxia. Bendungan dapat memutar turbin dan menghasilkan listrik.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Menilik Kesiapan Industri Kesehatan RI Adopsi Teknologi Digital




    Next Article



    Viral Kabar Matahari Terbit dari Barat, NASA Buka Suara



    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.