Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ribuan Data Pemerintah Tercecer, Kominfo Satukan di PDN
    Insight News

    Ribuan Data Pemerintah Tercecer, Kominfo Satukan di PDN

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Desember 2023Updated:15 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Pusat Data Nasional (PDN) yang tengah dibangun saat ini ternyata dilatarbelakangi ribuan pusat data dan aplikasi antar pemerintah yang belum terintegrasi. Tercatat ada 2.000 pusat data dan 27.400 aplikasi tersebar lintas kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

    “Pembangunan PDN dilatarbelakangi oleh belum terintegrasinya pusat data maupun aplikasi Kementerian/Lembaga/Daerah, sehingga menimbulkan inefisensi yang luar biasa dalam layanan publik,” kata Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, dalam Tech a Look on Location One Data One Policy, Jumat (15/12/2023).

    Dia menambahkan PDN bisa jadi infrastruktur yang menopang integrasi dan interoperabilitas semua sistem dan data pemerintah. Dengan begitu bisa meningkatkan kualitas layanan publik serta dalam pengambilan kebijakan pemerintah.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Konsolidasi data ini sudah dilakukan di negara lain. Budi mencontohkan Denmark. Data terkait lokasi geografis dimanfaatkan untuk manajemen krisis dan pengambilan keputusan investasi jangka panjang.

    “Melalui konsolidasi data pemerintah, pemanfaatan data dapat menjadi lebih efisien dan produktif,” kata Budi.

    Saat ini, PDN tengah dibangun di Cikarang. Budi mengatakan PDN diharapkan bisa rampung pada Oktober 2024 mendatang.

    “Konsolidasi data pemerintah secara keseluruhan pada PDN akan dilakukan secara bertahap setelah pembangunan PDN di Cikarang selesai,” ucapnya.

    Budi menjelaskan pengelolaan PDN dilakukan transparan dan akuntabel. Masyarakat terus disosialisasikan terkait hal ini lewat kanal komunikasi publik.

    Masyarakat juga dapat terlibat dalam pengawasan. Termasuk bisa memberikan masukkan agar pemanfaatan PDN bisa lebih optimal lagi.

    “Masyarakat kami persilakan untuk terlibat dalam pengawasan dan pemberian masukkan. Guna pengoptimalan pemanfaatan PDN, dengan memanfaatkan kanal artikulasi kepentingan sesuai regulasi yang berlaku,” pungkas Budi.



    Artikel Selanjutnya


    27.400 Aplikasi Pemerintah Gabung Jadi 1, Bisa Cari Semuanya

    (npb/npb)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.