Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Temukan 18 Kasus Hepatitis Misterius , Terbanyak di Mana?
    Insight News

    RI Temukan 18 Kasus Hepatitis Misterius , Terbanyak di Mana?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Mei 2022Updated:14 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah negara di dunia telah melaporkan menemukan kasus hepatitis akut. Termasuk di Indonesia, di mana hingga saat ini sudah 18 kasus.

    Dari jumlah tersebut terbanyak berada di DKI Jakarta dengan 12 kasus. Sementara itu penyakit tersebut juga ditemukan di Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dengan masing-masing satu kasus.

    “Sampai ini 18 kasus yang hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya. Ini satu probable satu orang, kemudian pending case 9, disisihkan itu 7 orang. Sebanyak 1 orang,” jelas Direktur Utama RS Sulianti Saroso, Muhammad Syahril, Jumat (13/5/2022).

    Dia juga melaporkan dari 18 kasus yang ditemukan 9 diantaranya adalah laki-laki, 8 orang perempuan, dan satu dalam proses verifikasi. Untuk rentang usia, 5-9 tahun paling banyak ditemukan 6 orang.

    Selain itu 7 orang dinyatakan meninggal. Namun dia menyatakan belum probable dan meninggal sebelum didiagnosis hepatitis akut.

    “Tidak bisa mengatakan pasien ke7 karena hepatitis akut,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan itu, dia menyatakan untuk tidak panik dan lebih tenang namun tetap waspada. Serta juga harus melakukan tindakan pencegahan.

    Misalnya menjaga kebersihan. Dengan sering melakukan cuci tangan, masak makanan hingga matang.

    “Karena penyebaran hepatitis melalui saluran pencernaan sering cuci tangan merupakan kewajiban untuk kita mencegah, masak sampai matang, anak-anak disuapi harus menjaga kebersihan tangan, higienis makanan tetap terjaga,” kata Syahril.

    Selain itu diungkapkan pemerintah Inggris, penyebaran lewat saluran pernapasan. Jadi perlu menegakkan protokol kesehatan seperti pandemi Covid-19.

    “25 persen diduga pemerintah Inggris penyebaran lewat saluran pernapasan maka memakai masker menjaga jarak menghindari kerumunan,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Hepatitis Misterius Tewaskan 3 Anak, Kemenkes Lakukan Ini

    (npb/roy)


    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.