Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Diam-Diam Sudah Diincar Investor Rp 1.512 Triliun, Ini Bocorannya
    Insight News

    RI Diam-Diam Sudah Diincar Investor Rp 1.512 Triliun, Ini Bocorannya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa20 September 2024Updated:20 September 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Microsoft dan BlackRock berkolaborasi mengumpulkan dana hingga US$100 miliar (Rp 1.512 triliun) guna mengembangkan pusat data untuk kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur energi untuk memberi daya pada pusat data tersebut.

    Ternyata, Blackrock, perusahaan yang mengelola aset Rp 161.188 triliun tersebut diam-diam sudah menanamkan modal di Indonesia, termasuk di industri data center dan penunjangnya.

    Chairman Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO) Hendra Suryakusuma mengatakan, sebelum kabar tersebut turun, awal September lalu, BlackRock dan State Street tercatat melakukan investasi di perusahaan Wijaya Karya (WIKA).

    BlackRock, lanjut Hendra, juga diketahui memiliki investasi di beberapa perusahaan energi di Indonesia.

    “Nah, jadi, inisiatif [dengan Microsoft] menarik, karena mereka gabung di global AI infrastructure investment partnership,” kata Hendara kepada CNBC Indonesia melalui sambungan telepon, Jumat (20/9/2024).

    Hendra mencatat ada dampak tidak langsung dari inisiatif yang diambil Microsoft dan BlackRock bagi Indonesia. Salah satunya adalah peluang kemitraan.

    “Nah, kalau saya lihat, semoga ya, semoga pemerintah Indonesia dapat bisa memanfaatkan peluang investasi dari inisiatif guide ini yang global AI infrastructure partnership,” ujar Hendra.

    Ia melihat bahwa bahwa perusahaan dan sektor di industri ini dapat berkolaborasi dengan pemain besar seperti Microsoft dan BlackRock untuk mengembangkan data center di wilayah-wilayah yang strategis, dan juga di kawasan ekonomi khusus atau kawasan industri khusus.

    “Kita sebagai negara berkembang dengan ekonomi digitalnya juga bertumbuh. Apalagi kalau beberapa data dari World Bank mengindikasikan tahun depan kita mencapai 150 miliar dolar PDB,” pungkasnya.

    Adapun kerja sama antara Microsoft dan Blackrock, melibatkan perusahaan-perusahaan yang merupakan bagian dari Kemitraan Investasi Infrastruktur Kecerdasan Buatan Global, atau GAIIP. Peserta lainnya adalah Global Infrastructure Partners, atau GIP, investor infrastruktur yang diakuisisi oleh BlackRock, dan MGX, investor teknologi di Uni Emirat Arab.

    “Kami berkomitmen untuk memastikan AI membantu memajukan inovasi dan mendorong pertumbuhan di setiap sektor ekonomi,” kata CEO Microsoft Satya Nadella.

    Ia mengatakan inisiatif tersebut mempertemukan para pemimpin keuangan dan industri untuk membangun infrastruktur masa depan dan memberdayakannya secara berkelanjutan.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Jurus Indonesia Perkuat Ekosistem & Tarik Investasi Data Center




    Next Article



    Sumber Dolar Baru RI Tergoncang Singapura, Mau Direbut Malaysia



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.