Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Darurat Judi Online, Rekening Sampai Website Dibabat
    Insight News

    RI Darurat Judi Online, Rekening Sampai Website Dibabat

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Agustus 2023Updated:27 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Indonesia disebut sedang darurat judi online. Setidaknya itu yang disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie.

    “Kita darurat judi online. Semua pihak dan elemen masyarakat harus bahu membahu memberantas judi online ini. Banyak anak-anak kita yang menjadi korban. Generasi muda Indonesia harus kita selamatkan dari praktik haram ini,” kata Menkominfo dalam keterangan pers.

    Sementara itu, pendiri Drone Emprit Ismail Fahmi mengungkap ada jutaan laman web judi online masih terpantau menyusup di website dengan domain pemerintah dan akademik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam unggahan di X (dulunya Twitter), Ismail mengatakan Indonesia darurat judi online dengan adanya temuan ini.

    “Ada hampir 4 juta halaman web judi di situs-situs pemerintahan (https://go.id),” kata Ismail melalui cuitannya.

    Berbagai tindakan diklaim sudah dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, seperti memblokir rekening sampai website yang mengedarkan konten judi online.

    Menkominfo mengatakan sejak 2018 hingga Juli 2023 ini, sudah ada 846.047 situs judi online yang diblokir. Bahkan, dalam sepekan, ada 11.333 platform dengan muatan konten judi online yang disapu bersih.

    Konten judi online ini biasanya menyamar sebagai situs resmi lembaga tertentu, misalnya perbankan. Sepanjang Januari hingga 17 Juli 2023, ada 1.509 kasus judi online yang menyusup situs perbankan.

    “Saya termasuk korban. HP saya sering menerima tawaran link judi online, dari SMS dan WhatsApp. Semuanya akan kita urus,” kata Budi, dalam konferensi pers di Gedung Kominfo beberapa waktu yang lalu.

    Sementara itu, hampir 2.000 rekening bank sudah dilaporkan terkait perjudian online. Jumlah aduan itu berkisar sejak awal tahun hingga Juli 2023 atau sekitar 7 bulan.

    Budi Arie mengatakan pihaknya menerima 1.859 aduan pemanfaatan rekening perbankan. Jumlah tersebut mendominasi aduan rekening yang dimanfaatkan untuk kepentingan pelanggaran hukum.

    “Sepanjang bulan Januari sampai dengan 17 Juli 2023 kementerian Kominfo telah menerima aduan 1.859 aduan pemanfaatan rekening perbankan untuk kegiatan perjudian online.” terangnya.


    Artikel Selanjutnya


    1.859 Rekening Bank Terlibat Judi Online, Kominfo Lakukan Ini

    (fab/fab)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.