Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Baru Mau Mulai 5G, Samsung Sudah Ngebet Mau Kuasai 6G
    Insight News

    RI Baru Mau Mulai 5G, Samsung Sudah Ngebet Mau Kuasai 6G

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Mei 2022Updated:8 Mei 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Di saat Indonesia baru saja mau memulai era jaringan 5G, perusahaan teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics, sudah berambisi ingin menguasai teknologi jaringan generasi keenam (6G). Mereka juga mengusulkan untuk memulai studi global tentang pengamanan frekuensi untuk teknologi jaringan masa depan.

    Mengutip Korea Times, dengan studi ini, Samsung berharap bisa mengkomersialkan jaringan tersebut pada pada awal 2028. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini juga berharap bisa memimpin standarisasi global dan pembentukan jaringan 6G.

    Samsung merilis ‘buku putih’ yang menjabarkan visinya untuk mengamankan pita frekuensi global untuk 6G.

    “Kami telah memulai perjalanan kami sejak lama untuk memahami, mengembangkan, dan menstandardisasi teknologi komunikasi 6G,” kata Choi Sung-hyun, Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Pusat Penelitian Komunikasi Lanjutan di Samsung Research, di Gub R&D Samsung Electronics, dikutip dari Korea Times, Minggu (8/5/2022).

    Samsung berkomitmen untuk memimpin dan berbagi temuan mereka untuk menyebarkan visinya menghadirkan pengalaman hyper-connected berikutnya ke dalam setiap sudut kehidupan.

    Dalam buku putih, Samsung menyarankan bahwa diskusi tentang frekuensi 6G dan penelitian terkait harus dilakukan di tingkat global mulai dari sekarang untuk mengkomersialkan 6G. Mengingat bahwa teknologi generasi mendatang, seperti teknologi hologram dan teknologi extended reality (XR), yang membutuhkan kecepatan lebih tinggi dengan kapasitas data yang besar, Samsung melihat bahwa persiapan panjang harus dilakukan.

    Perusahaan tersebut juga menyarankan bahwa teknologi 6G akan membutuhkan spektrum transmisi dengan bandwidth bersebelahan ultra-wideband, mulai dari ratusan megahertz hingga gigahertz untuk mengaktifkan layanan baru ini.

    Samsung juga menyoroti pentingnya mengamankan pita baru untuk penyebaran komersial 6G, karena jaringan 5G akan tetap aktif pada saat penyebaran 6G dimulai.

    Buku putih menunjukkan temuan terbaru Samsung, yang dapat menjadi kandidat teknologi untuk jaringan 6G, seperti sub-terahertz, yang diharapkan dapat mendukung kecepatan data hingga 1 terabit per detik, atau 50 kali lebih cepat daripada kecepatan 20-gigabit per detik di jaringan 5G.

    [Dexpert.co.id]

    (hsy/hsy)


    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.