Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Bakal Punya Aplikasi Tandingan Alibaba-Amazon
    Insight News

    RI Bakal Punya Aplikasi Tandingan Alibaba-Amazon

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Mei 2024Updated:2 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) pada tahun ini akan meluncurkan aplikasi e-commerce tandingan Amazon dan Alibaba untuk menggempur pasar internasional dengan produk-produk usaha kecil dan menengah (UKM) tanah air.

    “Rencananya kita akan bangun itu dan kita launching tahun ini,” ucap Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis LPEI Maqin U. Norhadi dalam acara diskusi di kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta, dikutip Kamis (2/5/2024).

    Melalui platform digital itu, pelaku UKM akan mendapatkan edukasi pengembangan produk, pelatihan ekspor, hingga ruang pemasaran di level internasional. Sebab, jangkauan peredaran pasarnya didesain untuk penggunaan lintas batas.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Jangkauan pasar internasional itu bisa diperoleh karena LPEI kini telah mampu menyediakan pasar ekspor bagi pelaku UKM di 118 negara, dari total negara di dunia yang saat ini sebanyak 197 negara. Termasuk di dalamnya Amerika Serikat, Arab Saudi, Jerman, Belanda, Malaysia, hingga kawasan Asia Selatan.

    “Jadi tahun ini kita mau bangun digital platform LPEI. Kalau China punya Alibaba, AS punya Amazon yang mana sekarang teman-teman beli sesuatu dari China lewat platform itu barang-barang luar negeri masuk ke Indonesia, tapi kan kita belum punya platform digital market place yang cross border,” tutur Maqin.

    Melalui program layanan desa devisa LPEI saja setidaknya sudah ada 26 produk ekspor UKM yang masuk pasar internasional, seperti Kakao, Kopi, Bulu Mata, Peti Mati, Craft Eceng Gondok, Daun Kelor, hingga Gula Semut. Bulu mata yang digunakan Katy Perry bahkan diklaim Maqin merupakan hasil produksi UKM bantul, demikian juga peti mati di AS.

    Oleh sebab itu, Maqin memastikan, dengan adanya platform digital tandingan Alibaba dan Amazon itu produk-produk UKM bisa semakin diserap pasar internasional. Namun, ia belum bisa mengungkap lebih jauh detail informasi terkait platform ini karena dalam waktu dekat akan diluncurkan LPEI ke publik.

    “Sehingga yang jelas pelaku UKM akan dengan gampang dari mana saja berada bisa mengaksesnya, mengikuti program edukasi ekspor, dan pasarkan produknya secara crossborder. Pada saatnya launching kita akan undang dan mohon doanya,” kata Maqin.



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.