Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ramai Guru Besar Kritik Jokowi, Luhut Bilang Gini
    Insight News

    Ramai Guru Besar Kritik Jokowi, Luhut Bilang Gini

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa8 Februari 2024Updated:8 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan buka suara soal ramainya aksi guru besar dari berbagai universitas yang mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi). Baru-baru ini, civitas akademika dari sekitar 20 universitas ternama di Indonesia ramai-ramai mengecam presiden yang dianggap menyimpang dari arah demokrasi.

    Luhut menganggap maraknya aksi para civitas akademika tersebut bukan merupakan ‘alarm’ akan adanya krisis kepercayaan pada pemerintahan Jokowi.

    Menanggapi ramainya aksi tersebut, mantan purnawirawan TNI itu mengaku dia sudah meminta untuk bertemu dengan para civitas akademika tersebut. Yakni, pada tanggal 18 Februari 2024 usai pemilihan umum (pemilu) berlangsung, sehingga dia tidak mencoba untuk mempengaruhi mereka dalam gelaran pesta demokrasi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Saya mau bilang profesor-profesor itu, ‘kalau guru besar itu harus memberikan ketenangan, bukan membuat kontroversi yang dia tidak lengkap informasinya, membuat cerita-cerita macam-macam,” kata Luhut dalam dalam YouTube Political Show Podcast CNN Indonesia “Opung Luhut is Back”, dikutip Kamis (8/2/2024).

    Menurutnya, apa yang mereka lakukan tidak baik bagi para guru besar dan institusi pendidikan.

    Luhut juga memandang tindakan para guru besar sebagai ‘politisasi’. Tindakan tersebut ia anggap tidak pas dilakukan mendekati pemilu.

    “Loh, pada zaman orang lagi kampanye gini udah dekat penusukan masih kasih statement-statement gitu,” ujar Luhut.

    Ia mengatakan para guru besar boleh menyuarakan suaranya namun jangan melakukan politisasi.

    Adapun Universitas Gadjah Mada (UGM), yang mana merupakan alma mater Jokowi, menjadi salah satu kampus yang ikut dalam aksi mengkritik presiden.

    “Saya pikir kita harus refleksi semua, apa iya benar cara-cara kita ini? Apa semua masalah ini dibebankan pada Pak Jokowi? Apa membangun negara ini dengan balik tangan aja, ya nggak juga. Banyak sekali masalahnya,” pungkasnya.




    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.