Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raksasa Tiket Online KO, Tak Sanggup Layani Fans Taylor Swift
    Insight News

    Raksasa Tiket Online KO, Tak Sanggup Layani Fans Taylor Swift

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 November 2022Updated:18 November 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Antusiasme fans Taylor Swift untuk menonton idolanya memaksa perusahaan penjualan tiket, Ticketmaster, membatalkan penjualan online gelombang kedua.

    Tikcetmaster menyatakan tiket yang tersisa tidak memadai untuk memenuhi tingkat permintaan yang sangat tinggi. Jurang lebar antara persediaan dan permintaan tersebut berpotensi menyebabkan platform penjualan tiket online milik Ticketmaster, kembali down.

    “Karena tekanan yang luar biasa tinggi ke sistem tiket kami dan persediaan tket tidak cukup untuk memenuhi permintaan tersebut, penjualan publik untuk Taylor Swift The Eras Tour dibatalkan,” kata Ticketmaster dalam pengumuman di Twitter.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pembatalan ini, menurut CNBC International, diumumkan setelah CEO Liberty Media Greg Maffei, pemegang saham Live Nation, menjelaskan penyebab sistem Ticketmaster down pada prapenjualan tiket konser Taylor Swift. Live Nation adalah perusahaan hiburan pemilik platform Ticketmaster.

    Maffei menjelaskan bahwa platform Ticketmaster diserbu lonjakan permintaan dari 14 juta pengguna, termasuk dari bot. Lonjakan tersebut menyebabkan gangguan pada website dan membuat antrean pembelian berjalan lambat.

    Situs web, jelasnya, seharusnya hanya dibuka untuk melayani 1,5 juta fans Taylor Swift yang sudah diverifikasi.

    Maffei mengatakan bahwa Ticketmaster telah menjual lebih dari 2 juta tiket lewat prapenjualan 52 konser tersebut. Jika seluruh permintaan dilayani, lanjutnya, tiket yang terjual bisa mengisi hingga 900 stadion.

    Ticketmaster dan Live Nation sedang disorot oleh anggota kongres AS dan aktivis antimonopoli. Menurut mereka, perusahaan penjualan tiket dan penyelenggara konser yang merger pada 2010, seharusnya dipisah menjadi dua entitias yang berbeda.

    Proses prapenjualan tiket juga mengundang kemarahan fans Taylor Swift yang terjebak lama di antrean sistem. Mereka juga mengeluh tentang sistem penetapan “penggemar terverifikasi” yang rancu.

    Sistem verifikasi penggemar bertujuan untuk mencegah tiket jatuh ke tangan calo. Kenyataannya, dalam hitungan jam tiket konser Era sudah bermunculan di pasar sekunder dengan harga yang melonjak tinggi.

    [Dexpert.co.id]

    (dem)


    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.