Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raksasa Teknologi Ramai-Ramai Hujat Apple, Ada Apa?
    Insight News

    Raksasa Teknologi Ramai-Ramai Hujat Apple, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Januari 2024Updated:31 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah raksasa teknologi ramai-ramai mengkritik Apple. Alasannya karena App Store berencana membebankan komisi yang cukup besar bagi pengembang aplikasi.

    Aturan baru itu sebagai cara Apple mematuhi peraturan teknologi dari Uni Eropa. Perusahaan mengusulkan Core Technology Fee atau Biaya Teknologi Inti untuk aplikasi yang ingin beroperasi di toko aplikasi pihak ketiga di wilayah Eropa.

    Dengan aturan tersebut, pengembang tersebut membayar 0,50 euro untuk pemasangan aplikasi setelah 1 juta download. Selain itu, ada juga 17% komisi untuk Apple jika memilih menggunakan pembayaran dari pihak ketiga.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Aturan baru Apple jadi satu langkah yang salah. Kami berharap mereka mendengarkan feedback pada rencana tersebut dan bekerja lebih inclusive untuk semua orang di masa depan,” kata Presiden Xbox, Sarah Bond, dikutip dari The Verge, Rabu (31/1/2024).

    Kritikan pedas juga diungkapkan CEO Epic Games, Tim Sweeney. Dia menyebut perubahan App Store sebagai ‘hot garbage’ alias ‘sampah’.

    Epic diketahui terus menerus mencerca kebijakan yang dimiliki App Store. Termasuk terkait proses pembayaran di Amerika Serikat (AS).

    Sementara Spotify menuding Apple melakukan pemerasan dengan pajak baru App Store. Perusahaan streaming musik itu juga meminta regulator Uni Eropa untuk mengambil tindakan.

    Sejauh ini regulator Uni Eropa belum melakukan apapun terkait aturan baru Apple. Otoritas setempat baru akan mengeluarkan tanggapan saat aturan resmi berlaku Maret mendatang.

    “Berjanji mengambil tindakan tegas jika solusi yang diusulkan Apple tidak cukup baik,” ungkap lembaga tersebut.



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.