Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raksasa China Diam-Diam Cabut dari Amerika, Ada Apa?
    Insight News

    Raksasa China Diam-Diam Cabut dari Amerika, Ada Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Desember 2023Updated:20 Desember 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa teknologi China, Tencent dilaporkan menutup salah satu studio video game di Amerika Serikat (AS). Padahal, cabang di AS sebelumnya menjadi upaya Tencent mengembangkan bisnis game yang kompetitif untuk pasar Barat.

    Laporan penutupan itu berasal dari sumber yang enggan menyebutkan namanya. Eurogamer.net jadi yang pertama melaporkan penutupan tersebut.

    Studio yang ditutup adalah Team Kaiju pada Juni lalu. Staf studio telah diminta untuk mengerjakan game lain di bawah Tencent sejalan dengan penutupan tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (19/12/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Team Kaiju merupakan studio yang mengerjakan game multi-player berbudget besar. Studio itu dipimpin desainer game bernama Scott Warner, yang direkrut pada 2020 lalu.

    Perekrutannya merupakan yang terbesar karena dia merupakan sutradara untuk judul terkenal seperti Halo 4. Warner diketahui telah meninggalkan Team Kaiju sejak April lalu.

    Sementara itu, Reuters melaporkan website Team Kaiju sudah tak aktif. Pihak Tencent enggan berkomentar terkait penutupan tersebut.

    Tencent merupakan salah satu raksasa teknologi China yang juga sukses di industri game. Perusahaan dikenal karena mengembangkan game seluler populer seperti PUBG Mobile.

    Beberapa waktu terakhir, Tencent diketahui tengah membidik pasar internasional untuk unit usaha gamenya. Perusahaan disebut berupaya membangun studio di luar negeri dan mengembangkan game untuk pasar luar negeri.

    Salah satu yang dilakukan adalah Last Sentinel. Konsol game itu diluncurkan awal bulan tersebut oleh 200 orang di studio game Lightspeed LA.



    Artikel Selanjutnya


    Ikut Jokowi, China Babat Judi Online Seperti Menkominfo Budi

    (npb/npb)


    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.