Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Investor Startup Nangis, Dulu Bandingkan Diri dan Yesus
    Insight News

    Raja Investor Startup Nangis, Dulu Bandingkan Diri dan Yesus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa26 Juni 2023Updated:26 Juni 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Rugi besar yang diderita SoftBank Vision Fund selama tech winter sempat membuat Masayoshi Son frustrasi. Sang raja investor startup mengaku menangis karena hilang kepercayaan diri, padahal dulu ia pernah membandingkan dirinya dengan Yesus saat rugi besar karena anjloknya valuasi WeWork.

    Rasa frustrasi Son memuncak pada Oktober 2022. Dalam rapat umum pemegang saham tahunan SoftBank, ia mengungkapkan bahwa ia sempat menangis selama berhari-hari.

    Mengutip Insider, CEO SoftBank itu mengatakan dia mogok bekerja selama beberapa hari dan mempertanyakan kemampuannya sebagai pengusaha.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Taipan dari Jepang itu menyadari bahwa dirinya ingin menjadi seorang arsitek, untuk merancang masa depan umat manusia.

    Son sendiri memiliki reputasi sebagai CEO yang tidak biasa. Dia dikenal karena pendekatan ortodoksnya setiap melaporkan kinerja perusahaan.

    Saat SoftBank rugi besar karena investasi di startup co-working space WeWork, Son sempat membandingkan dirinya dengan Yesus.

    Ucapan kontroversial Son tersebut, keluar saat panggilan telepon dengan investor SoftBank pada Mei lalu. Menurut Financial Times, Son menyatakan bahwa banyak orang yang salah memahami dirinya, seperti Yesus.

    Perbandingan antara dirinya dengan Yesus digunakan oleh Son untuk mempertahankan keputusannya menanamkan US$ 18,5 miliar di WeWork. Menurut pria Jepang keturunan Korea tersebut, reputasinya akan membaik setelah gonjang-ganjing WeWork seiring perbaikan kinerja portofolionya.

    Pada bulan Mei, unit investasi perusahaan Vision Fund melaporkan kerugian tahunan sebesar US$32 miliar.

    Ketika ditanya tentang fokus investasi Vision Fund, Son berkata, “saya telah membuat kesalahan besar.” Namun, dia menambahkan bahwa dari sekitar 500 perusahaan yang telah diinvestasikan oleh dana tersebut, beberapa akan sukses besar.

    Son juga mengaku ketagihan menggunakan ChatGPT viral OpenAI. Ia memang dikenal sebagai pendukung teknologi AI. Selama wawancara dengan CNBC International pada tahun 2019, dia mengatakan yakin AI akan sepenuhnya mengubah cara hidup manusia dalam 30 tahun.


    Artikel Selanjutnya


    Investor Grab Rugi Rp 473 Triliun, Penyebabnya GoTo

    (dem/dem)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.