Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja HP Dunia Bangkit, Apple-Xioami-Oppo Minggir Dulu
    Insight News

    Raja HP Dunia Bangkit, Apple-Xioami-Oppo Minggir Dulu

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 November 2024Updated:11 November 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Pengiriman smartphone global tumbuh 5% tahun ke tahun (year-on-year/YoY) di kuartal ketiga (Q3) 2024. Jumlahnya mencapai 309,9 juta unit, ini merupakan performa pertumbuhan Q3 terkuat, khususnya sejak 2021.

    Menurut laporan pengiriman (shipment) global Canalys, pertumbuhan itu didorong oleh peluncuran produk yang sesuai kebutuhan pengguna, secara agresif dari berbagai vendor, sehingga mendorong tingkat upgrade perangkat.

    Dalam laporan yang sama, Canalys merangkum lima besar vendor smartphone Q3 2024 dalam hal pengiriman. Samsung memimpin pasar dengan 57,5 juta unit yang dikirim.

    Disusul Apple pada peringkat kedua dengan total pengiriman 54,5 juta unit. Di posisi selanjutnya diisi oleh Xiaomi, Oppo dan Vivo. Berikut daftar lengkapnya berikut rincian total pengiriman masing-masing:

    1. Samsung – 57,5 juta unit
    2. Apple – 54,5 juta unit
    3. Xiaomi – 42,8 juta unit
    4. Oppo – 28,6 juta unit
    5. Vivo – 27,2 juta unit

    Perusahaan riset pasar itu menyebutkan bahwa performa Samsung pada periode Q3 2024 didukung oleh pengiriman smartphone entry-level. Namun Canalys tak memerinci model yang dimaksud.

    Sementara Apple dapat mencapai rekor pengiriman Q3 karena didorong oleh perpaduan strategis antara pengoptimalan saluran dan rantai pasokan.

    “Pasca pengumuman Apple Intelligence di WWDC, konsumen beralih dari model iPhone 12 dan 13 untuk menggunakan teknologi baru. Selain itu, produksi iPhone Apple yang beragam, terutama di India, telah mengurangi waktu tunggu secara signifikan, menyederhanakan pemenuhan prapemesanan, dan merangsang permintaan lokal melalui harga yang kompetitif,” kata Analis Canalys Le Xuan Chiew, dikutip Selasa (5/11/2024).

    Sementara itu, persaingan ketat di pasar smartphone kelas bawah terus berlanjut, meskipun pada paruh pertama 2024 didukung oleh permintaan konsumen yang kuat dan kondisi ekonomi yang menguntungkan.

    “Peluncuran seri A3 yang berganti merek yang sukses oleh OPPO di segmen harga US$100 hingga US$200, khususnya di Asia Tenggara, adalah contoh utama dari strategi ini. Dengan merampingkan portofolionya, Oppo telah melihat pertumbuhan 30% YoY di wilayah tersebut dan siap untuk lebih meningkatkan pangsa pasarnya,” ujar Analis Senior Canalys Toby Zhu.

    “Namun, meningkatnya biaya komponen dan saturasi saluran menimbulkan tantangan bagi profitabilitas jangka panjang dan keberlanjutan strategi pasar massal. ” pungkasnya.

    (dem/dem)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Dirut RSCM Bicara Tantangan Inovasi Teknologi di Dunia Medis




    Next Article



    Oppo-Vivo Kalah, Ini Merek HP China Paling Laku di Dunia



    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.