Jakarta, Dexpert.co.id – Selama tiga tahun terakhir, mungkin hampir semua orang yang kita kenal sudah pernah terinfeksi virus Covid-19 satu kali atau bahkan lebih. Namun, ada segelintir orang yang mengaku tidak pernah tertular sama sekali sejak awal pandemi 2020.
Sejumlah penelitian berusaha mencari tahu alasan ada orang yang kebal pada virus tersebut. Termasuk meneliti apakah ada keterkaitannya dengan gen, dikutip dari Science Alert, Kamis (16/2/2023).
Salah satu penelitian yang dilakukan para peneliti di Amerika Serikat (AS) mengamati orang-orang yang sudah terpapar virus namun tidak terinfeksi.
Subyek peneliti adalah petugas kesehatan dan orang yang tinggal serumah dengan mereka yang terkonfirmasi Covid-19. Para peneliti akan memeriksa DNA dan mencari mutasi tidak biasa untuk menjelaskan hal tersebut.
Science Alert mencatat mungkin bukan mutasi pada satu gen namun kombinasi dari banyak gen yang akhirnya membuat mereka kebal pada Covid-19.
Selain soal mereka yang tidak terpapar, ada juga fenomena ‘Long Covid’. Ini adalah kondisi saat seseorang masih mengalami gejala Covid-19 setelah dinyatakan sembuh atau negatif.
Sudah banyak kasus yang dilaporkan terkait Long Covid-19. Termasuk dua juta orang di Inggris, dengan seperlimanya memiliki gejala parah hingga membatasi aktivitas sehari-hari secara signifikan.
Ada banyak teori terkait hal termasuk, misalnya peradangan kronis. Namun memang belum ada informasi yang pasti soal alasan seseorang terinfeksi Long Covid-19.
[Dexpert.co.id]
Artikel Selanjutnya
Covid Varian Baru Disebut Lebih Parah, Singapura Buka Suara
(tib)
