Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Rahasia Orang Korea Tak Pernah Bau Ketiak, Ternyata karena Ini
    Inspiring You

    Rahasia Orang Korea Tak Pernah Bau Ketiak, Ternyata karena Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman7 Februari 2024Updated:7 Februari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Bau ketiak adalah salah satu momok utama bagi hampir semua orang. Sebab, bau yang tidak sedap akibat bakteri ini dapat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

    Namun, tahukah Anda kalau ternyata ada orang yang tidak memiliki bau ketiak berkat sebuah gen langka?

    Melansir dari Medical News Today, sebuah studi menemukan bahwa dua persen orang di dunia memiliki gen yang tidak biasa, yakni ABCC11. Di antara dua persen kelompok beruntung tersebut mayoritas adalah orang Asia Timur, termasuk Korea Selatan. Karena punya gen langka, mereka tidak pernah mengalami bau ketiak. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Hasil ini ditemukan oleh studi yang melibatkan 6.495 perempuan yang terdaftar dalam studi Children of the 90s di University of Bristol, Inggris. Dalam penelitian yang diterbitkan Journal of Investigative Dermatology itu, sebanyak 117 partisipan atau dua persen “beruntung” karena memiliki gen yang membuat mereka tidak perlu menggunakan deodoran.

    Meskipun demikian, para peneliti menemukan bahwa 78 persen orang dengan gen yang tidak menghasilkan bau ketiak masih tetap menggunakan deodoran setiap hari.

    Sebaliknya, hasil penelitian justru menemukan bahwa sekitar 5 persen orang yang memiliki bau ketiak tidak menggunakan deodoran. Sementara itu, lebih dari seperlima atau 26 dari 117 partisipan tidak memiliki bau ketiak saat tidak menggunakan deodoran.

    “Tiga perempat dari mereka yang tidak memiliki bau ketiak secara rutin menggunakan deodoran karena mengikuti norma sosial budaya. Hal ini kontras dengan masyarakat Asia Timur Laut yang tidak perlu menggunakan deodoran dan mereka memang tidak membutuhkannya,” kata salah satu penulis studi, Prof. Ian Day, dikutip Selasa (30/1/2024).

    Cara mengetahui keberadaan gen anti bau ketiak

    Para peneliti mencatat bahwa orang yang memiliki varian genetik tidak biasa ini juga berpotensi memiliki kotoran telinga yang kering. Menurut para ahli, indikator terbaik untuk mengetahui apakah seseorang memiliki bau ketiak adalah dengan memeriksa kotoran telinga.

    Sebelumnya, ada sebuah penelitian yang menunjukkan hubungan antara varian genetik yang terletak pada gen ABCC11 dan bau ketiak.

    Bau ketiak berasal dari kelenjar keringat yang menghasilkan keringat yang bercampur dengan bakteri. Produksi bau bergantung pada apakah ada gen ABCC11 yang aktif.

    Laporan ini juga menganalisis penggunaan deodoran sehubungan dengan genotipe ABCC11 dan juga jika dibandingkan dengan beberapa faktor, seperti latar belakang, usia, kebersihan rumah, dan dampak genotipe ABCC11 yang jauh lebih kuat.

    “Temuan ini memiliki potensi untuk menggunakan genetika dalam pemilihan produk kebersihan pribadi,” kata peneliti, Dr. Santiago Rodriguez.

    “Tes gen sederhana dapat memperkuat kesadaran diri dan menghindari pembelian yang tidak perlu serta paparan bahan kimia bagi yang tidak memiliki bau ketiak,” lanjutnya.



    Artikel Selanjutnya


    Tangis Pedih Pelayat di Pemakaman Aktor Parasite Lee Sun-kyun

    (hsy/hsy)


    Gaya Hidup Terkini Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.