Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Rahasia Mobil Murah Tesla Terbongkar, Cat Kering China-Korea!
    Insight News

    Rahasia Mobil Murah Tesla Terbongkar, Cat Kering China-Korea!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Maret 2023Updated:10 Maret 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, CNBC Indonesia – Tesla dikabarkan menggandeng perusahaan China dan Korea Selatan untuk memangkas harga sekaligus mendongkrak kinerja mobil listrik produksi mereka. Perusahaan milik Elon Musk tersebut bakal mengandalkan material dari kedua negara untuk membuat baterai jenis baru.

    Permasalahan baterai, menurut Reuters, adalah biang kerok terus tertundanya peluncuran mobil listrik Tesla jenis doublecabin, yang dinamakan Cybertruck. Jadwal terakhir, Cybertruck direncanakan mulai dipasarkan dalam 3 tahun ke depan.

    Material buatan perusahaan China dan Korea Selatan diharapkan bisa membantu memproduksi sel baterai yang harganya lebih murah dan berdaya lebih besar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Perusahaan China yang berkolaborasi dengan Tesla adalah Ningbo Ronbay New Energy dan Suzhou Dongshan Precision Manufacturing (002384.SZ). Adapun, L&F Co asal Korsel, bakal memasok katoda nikel yang bisa mendongkrak densitas energi sel baterai di mobil Tesla.

    Tesla menamakan sel baterai baru buatan mereka sebagai 4680, merujuk ke dimensi sel yaitu berdiameter 46 mm dan panjang 80 mm. Rencananya, sel baterai jenis baru ini akan diproduksi di AS dan Jerman.

    Selain memproduksi sel baterai sendiri, Tesla juga mengandalkan pasokan tambahan dari LG dan Panasonic.

    Saat ini, Tesla mengandalkan sel baterai yang lebih kecil bernama 2170. Perusahaan yang berbasis di Texas ini juga mempertimbangkan penggunaan sel baterai besi-lithium-fosfat, yang harganya lebih murah, untuk Cybertruck.

    Elon Musk dikabarkan berharap banyak terhadap sel baterai 4680 untuk menunjang ambisinya memproduksi 20 juta mobil listrik per tahun pada 2030. 

    Menurut Reuters, kunci dalam desain sel baterai 4680 adalah teknologi “proses kering” yang dikembangkan oleh Maxwell Technologies. Tesla mengakuisisi Maxwell Technologies pada 2019.

    Saat ini, proses pembuatan baterai menggunakan “metode basah”. Sel baterai harus diselimuti oleh material elektroda, untuk menghasilkan proses elektr-kimia. Metode basah berarti material elektroda terlebih dulu dicampur dengan air atau cairan lain.

    Kemudian, lapisan elektroda tersebut dikeringkan dan dipadatkan. Proses ini bertujuan untuk mengurangi “kebocoran” energi. Namun, proses basah ini dikabarkan sangat mahal dan membutuhkan waktu lama yaitu sekitar 12 jam hingga 24 jam. Pelarut yang digunakan dalam proses basah ini juga beracun, sehingga membutuhkan proses pengolahan lebih lanjut.

    Metode yang digunakan dalam “pengecatan kering”, kabarnya adalah mencampur material dengan polimer pengikat yang berfungsi sebagai lem. 

    Tesla mengatakan proses kering bakal mengurangi secara signifikan luas ruang, biaya, konsumsi energi, dan waktu produksi di pabrik sel baterai. Pada saat yang sama, densitas energi dan daya baterai bertambah dengan drastis.



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.