Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Punya Anak 10, Elon Musk Malah Potong Tunjangan Hamil Pegawai
    Insight News

    Punya Anak 10, Elon Musk Malah Potong Tunjangan Hamil Pegawai

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Januari 2023Updated:7 Januari 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Elon Musk selama ini dikenal cukup ‘terobsesi’ untuk meningkatkan angka kelahiran global (global birthrates). Buktinya, ia sendiri memiliki (setidaknya) 10 anak dari beberapa pasangan.

    Namun, pemilik Twitter tersebut malah menarik kebijakan tunjangan karyawan yang berencana punya keturunan, sebagaimana dikutip dari Gizmodo (6/1/2023).

    Sebelum diambil alih Musk, karyawan Twitter menerima hingga US$80.000 atau sekitar Rp 1,3 triliun pertanggungan seumur hidup untuk biaya yang berkaitan dengan perawatan kesuburan, pembekuan sel telur dan sperma, pengambilan donor, surrogacy, dan/atau biaya adopsi anak.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun sekarang, tunjangan itu telah dipotong setengahnya, seperti yang dikomunikasikan kepada karyawan melalui email dari penyedia pihak ketiga, Carrot. Mulai 1 Januari 2023, karyawan hanya akan memiliki akses US$40.000 atau setara Rp 625 juta untuk tunjangan kesuburan.

    Meskipun US$40.000 terlihat masih banyak, namun jumlah itu tak cukup menanggung program anak khusus seperti fertilisasi in-vitro (IVF). Dalam satu kali siklus, program IVF menghabiskan biaya antara US$15.000 dan US$30.000 (Rp 234 juta sampai Rp 469 juta). Biasanya, dibutuhkan beberapa kali IVF bagi seseorang untuk hamil.

    Sementara itu, biaya adopsi sangat bervariasi, tetapi juga bisa mencapai puluhan ribu dolar untuk adopsi pribadi atau internasional. Lalu, untuk biaya ibu pengganti (surrogacy) rata-rata sekitar US$ 100.000 (Rp 1,5 miliar), menurut Investopedia.

    Musk sendiri pernah mengikuti program IVF untuk menghasilkan keturunan. CEO Tesla dan istri pertamanya, Justine Wilson, memiliki lima anak melalui IVF.

    Miliarder itu juga dilaporkan menggunakan IVF untuk mengandung anak kembar dengan eksekutif Neuralink (karyawannya), Shivon Zills, pada tahun 2021. Sedangkan saat menjalin hubungan dengan musisi Claire Boucher atau dikenal Grimes, Musk membayar ibu pengganti untuk mendapatkan anak kedua.

    Kontradiktif

    Selain berbanding terbalik dengan pribadinya, memotong tunjangan kesuburan staf Twitter juga bertentangan langsung dengan apa yang dia janjikan sebelumnya. Jauh di bulan Juli 2022, bahkan sebelum dia secara resmi memiliki perusahaan tersebut, Musk mengklaim bahwa dia akan meningkatkan tunjangan pengasuhan anak bagi pekerja di perusahaannya, dalam upaya untuk menurunkan beban biaya membesarkan anak.

    Meskipun pengasuhan anak berbeda dari manfaat kesuburan, keduanya merupakan aspek umum dan mahal dalam memiliki dan membesarkan anak di masa sekarang.

    Selama bertahun-tahun, Musk secara terbuka mempromosikan gagasan yang tidak berdasar secara ilmiah bahwa penurunan angka kelahiran merupakan ancaman bagi kemanusiaan dan masyarakat.

    Dia berulang kali mengatakan bahwa jika orang tidak memiliki anak lagi, peradaban akan punah. Meskipun ahli demografi dan pakar lainnya tidak setuju dengan teori populasi Musk, paling tidak keyakinan itu ia terapkan dalam kebijakan perusahaan yang dikelola.

    Selain pengurangan tunjangan kesuburan, perusahaan juga dilaporkan menghapus penggantian biaya komuter dan tunjangan makan.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Momen Unik Elon Musk Tenteng Wastafel ke Markas Twitter

    (tib)


    Smart your life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.