Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pungut Batu Dikira Emas, Nyatanya Harta Karun Lebih Langka
    Insight News

    Pungut Batu Dikira Emas, Nyatanya Harta Karun Lebih Langka

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Mei 2023Updated:15 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – David Hole tak menyangka temuannya lebih besar dari yang dikira. Batu misterius yang dia dikira emas ternyata sebuah meteorit langka.

    Batu itu ditemukan di Maryborough Regional Park, dekat Melbourne, Australia, pada 2015 lalu. Hole berusaha membuka batu dengan gergaji batu, penggiling, bor, hingga cairan asam, dan tidak bisa menghancurkannya.

    Setelah dibawa ke Museum Melbourne dan diidentifikasi oleh ahli, akhirnya diketahui identitas asli batu tersebut. “Tampilannya terpahat dengan lesung pipit. Bentuk itu terjadi saat melewati atmosfer, mereka meleleh di luar dan atmosfer memahatnya,” kata ahli geologi Melbourne Museum Dermot Henry kepada The Sydney Morning Herald tahun 2019, dikutip dari Science Alert, Senin (15/5/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti dalam makalahnya menuliskan meteorit bernama Maryborough itu diidentifikasi berusia 4,6 miliar tahun. Berat obyek antariksa tersebut mencapai 17 kilogram.

    Meteorit itu dipotong kecil besi berpersentase tinggi membuatnya menjadi H5 ordinary chondrite. Setelah dibuka, terdapat tetesan mineral logam kecil mengkristal yang disebut sebagai chondrules.

    “Beberapa memberikan pandangan sekilas soal planet kita. Sejumlah meteorit, terdapat ‘stardust’ yang bahkan lebih tua dari Tata Surya kita bagaimana bintang terbentuk dan berevolusi untuk menciptakan elemen tabel periodik,” terangnya.

    “Meteorit langka lainnya mengandung molekul organik seperti asam amino; penyusun kehidupan”.

    Meski begitu, para peneltii belum bisa mengetahui asal meteorit. Selain itu juga belum ada informasi sejak kapan batu tersebut ada di Bumi.

    Namun diduga, Maryborough berasal dari sabuk asteroid yang terletak antara Mars dan Jupiter. Menurut Henry, meteorit keluar dari sana setelah adanya tabrakan.

    “Meteorit khusus ini mungkin keluar dari sabuk asteroid antara Mars dan Jupiter dan telah didorong keluar dari sana oleh beberapa asteroid yang saling bertabrakan lalu suatu hari menabrak Bumi,” jelas Henry.

    Meteorit juga diperkirakan telah berada di Bumi sejak 100 hingga 1.000 tahun. Informasi tersebut berasal dari penanggalan karbon. Science Alert mengaitkan informasi ini dengan kehadiran meteorit antara 1889 hingga 1951 di Bumi.


    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.