Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Puan Blak-blakan Fenomena ‘No Viral, No Justice’ di Indonesia
    Insight News

    Puan Blak-blakan Fenomena ‘No Viral, No Justice’ di Indonesia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Agustus 2024Updated:16 Agustus 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya penegakan hukum di Indonesia. Ia mengatakan negara harus hadir untuk menjamin hak warga negara secara adil dan setara.

    Menurut dia, banyak masalah yang muncul dan dihadapi oleh rakyat. Untuk itu, rakyat makin membutuhkan respons yang cepat tanggap dari pemerintah.

    Puan menyoroti maraknya masyarakat yang akhirnya mengambil inisiatif sendiri dalam mem-viralkan masalah yang dihadapi agar mendapat tanggapan dari penegak hukum.

    “Ketika negara terlambat atau tidak responsif, rakyat mengambil inisiatifnya sendiri dengan mem-viralkan di media sosial. No viral, no justice,” kata Puan dalam pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2024, di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (16/8/2024).

    Ia mengatakan saat ini peran media sosial berperan dalam memberikan ruang kepada masyarakat dalam melakukan fungsi kontrol sosial.

    Lebih lanjut, Puan mengatakan persepsi masyarakat bisa dibentuk melalui media sosial. Banyak orang yang citranya terangkat melalui media sosial, pun sebaliknya banyak yang terjungkal akibat media sosial.

    “Bahkan orang yang baik dapat dipersepsikan menjadi orang yang jahat, begitu juga sebaliknya orang yang jahat dipersepsikan menjadi orang yang baik, orang yang salah menjadi orang yang benar, orang yang benar menjadi orang yang salah,” kata Puan dalam pidatonya.

    Puan menekankan bahwa demokrasi wacana bukan kebebasan tanpa batas. Ia mengatakan batas dari hak setiap warga negara di dalam negara demokratis adalah menjamin hak warga negara yang lain sama pentingnya.

    “Hak warga negara dibatasi oleh hak warga negara yang lainnya,” ujarnya.

    Untuk itu, Puan mengatakan peran negara diperlukan untuk menjamin hak berdemokrasi yang setara bagi semua warga negara. Antara lain hak untuk hidup tentram bagi sesama warga negara, serta menjamin dan melindungi harkat dan martabat setiap orang.

    (fab/fab)

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Tantangan Content Creator Berburu Cuan Kala Ekonomi Bergejolak


    Insight for you Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.