Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Polusi Udara Memburuk, DKI Jakarta Siapkan 100 Bus Listrik
    Inspiring You

    Polusi Udara Memburuk, DKI Jakarta Siapkan 100 Bus Listrik

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 Agustus 2023Updated:11 Agustus 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan segera mengoperasikan 100 bus listrik untuk mengatasi kualitas udara yang semakin memburuk akibat polusi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dishub DKI Jakarta menyatakan bahwa operasional bus listrik adalah upaya untuk mendorong peningkatan penggunaan kendaraan listrik. Dengan demikian, kualitas udara di Jakarta diharapkan dapat lebih terkendali.

    “Tahun ini sebanyak 100 unit bus listrik akan dioperasikan PT Transjakarta sebagai upaya untuk mendorong elektrifikasi di layanan angkutan umum,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, dalam konferensi pers di Kantor Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (Dirjen PPKL), Jakarta, Jumat (11/8/2023).

    Selain menggunakan angkutan umum, Syafrin juga mendorong masyarakat, terutama di DKI Jakarta, untuk beralih menggunakan kendaraan listrik sebagai alat mobilitas sehari-hari. Sebab, salah satu penyebab memburuknya kualitas udara di Jakarta adalah kendaraan bermotor.

    “Kami mendorong elektrifikasi di sektor angkutan umum maupun kendaraan bermotor, Pemprov DKI Jakarta saat ini telah memberikan insentif bagi masyarakat yang membeli kendaraan bermotor listrik dengan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp0,” papar Syafrin.

    Sebagai informasi, sejumlah studi telah membuktikan electric vehicles atau kendaraan listrik lebih unggul untuk menekan emisi polusi udara bila dibandingkan dengan kendaraan bermotor. Salah satu studi yang dipublikasi pada 2013 menemukan bahwa kendaraan listrik unggul sekitar 80 persen dalam meminimalisir emisi karbon.

    Berdasarkan hasil analisis Institute for Essential Services Reform (IESR), rata-rata emisi karbon per kilometer (km) akan turun sebesar 25 persen, yakni menjadi 188 gram CO2 per km dari 252 gram CO2 jika penggunaan kendaraan listrik masif dilakukan.

    Dalam kesempatan yang sama, Syafrin mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan juga akan menyediakan lebih banyak trotoar dan jalur sepeda untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berjalan kaki. Dengan demikian, penggunaan kendaraan bermotor akan berkurang dan masalah polusi dapat teratasi.

    “Kami juga mendorong masyarakat untuk meningkatkan active mobility. Penyediaan trotoar secara dilakukan secara masif, demikian juga dengan jalur sepeda yang terintegrasi dengan seluruh layanan angkutan umum Jakarta,” kata Syafrin.

    Beberapa waktu terakhir, kualitas udara di DKI Jakarta dan sekitarnya semakin memburuk. Bahkan, Jakarta sempat menduduki posisi pertama sebagai kota dengan udara terkotor di dunia dengan catatan nilai AQI 156 pada Kamis (10/8/2023).


    Artikel Selanjutnya


    Mengerikan! Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

    (Sumber: CNBC.com )


    Inspirasi Kamu Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.