Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Polisi Pakai AI Gambar Tampang Buronan, Hasilnya Bikin Kaget
    Insight News

    Polisi Pakai AI Gambar Tampang Buronan, Hasilnya Bikin Kaget

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Mei 2024Updated:3 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Polisi di kota Kent, Inggris, menggunakan kecerdasan buatan untuk menggambar sketsa pelaku perampokan rumah. Penampakan wajah pelaku dalam gambar tersebut membuat netizen heboh.

    Menurut Futurism, pelaku kriminal yang menjadi sorotan seorang pria yang membobol rumah manula berusia 90 tahun di Tunbridge Wells. Dalam penyelidikan, polisi berhasil mendapatkan deskripsi sang pelaku dari beberapa keterangan saksi dan korban.

    Berdasarkan keterangan polisi, saksi melihat pelaku di lantai atas saat ia pulang pada pukul 5 sore. Saat digerebek, orang itu mengklaim dirinya adalah petugas polisi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tersangka dideskripsikan sebagai pria kulit putih dengan tinggi badan 165 cm dengan rambut hitam dan salah satu gigi depannya hilang.

    Deskripsi tersebut kemudian digunakan untuk membuat rekaan wajah tersangka. Namun, kali ini polisi di Kent tidak menggunakan jasa artis sketsa. Mereka menggunakan komputer.

    Gambar “ciptaan” komputer tersebut kemudian dipublikasikan oleh polisi di media sosial X, yang dulu bernama Twitter.

    Sayangnya, alih-alih memberikan informasi soal tersangka, netizen malah menjadikan sktesa tersebut sebagai bahan olok-olok.

    Alasannya, gambar karya komputer tersebut mirip dengan karakter game jadul.

    [Gambas:Twitter]

    “Apakah ia merampok tempat bowling di [Nintendo] Wii?” kata salah seorang netizendi X.

    “Ia bersembunyi di sebuah level di Golden Eye,” kata netizen lainnya memberikan referensi terkait judul game James Bond tahun 90-an.

    Menurut Futurism, penggunaan AI untuk menggambar wajah seseorang berdasarkan deskripsi punya risiko. Seperti halnya manusia, komputer berteknologi AI juga memiliki bias tergantung dari sumber yang dipasok untuk melatihnya.

    Polisi kini juga mulai menggunakan teknologi phenotyping DNA untuk menciptakan foto tersangka, meskipun ahli genetik menyatakan teknik ini adalah pseudoscience atau tidak ilmiah.

    Berikut adalah beberapa komentar netizen soal sketsa hasil buatan AI yang dirilis oleh polisi di Kent.

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]

    [Gambas:Twitter]




    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.