Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pfizer Klaim Ritonavir Ampuh Lawan Gejala Berat Covid-19
    Insight News

    Pfizer Klaim Ritonavir Ampuh Lawan Gejala Berat Covid-19

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 November 2021Updated:8 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Pfizer mengklaim pil antivirusnya Ritonavir dapat mengurangi gejala berat pada pengidap Covid-19. Dalam eksperimennya, pil itu bisa memangkas 89% kemungkinan pasien dirawat inap dan kematian pada orang dewasa dengan risiko penyakit parah.

    Dalam laporan hasil uji cobanya, menunjukkan khasiat obat ini dapat melampaui pil molnupiravir. Obat dari Merck & Co dapat mengurangi kemungkinan kematian atau dirawat di rumah sakit pada sebagian pasien Covid-19 dengan penyakit serius.

    Pil Pfizer dengan merek dagang Paxlovid itu kemungkinan bisa mengantongi izin dari pemerintah Amerika Serikat (AS) akhir tahun ini.

    Menurut pihak Pfizer, pihaknya berencana memberikan hasil uji coba sementara ke Food and Drug Administration AS(FDA). Yakni sebelum liburan Thanksgiving AS 25 November mendatang, dikutip Minggu (7/11/2021).

    Sementara itu, Presiden Joe Biden juga mengatakan pemerintahnya telah mengamankan jutaan dosis Obat Pfizer. Apabila mendapatkan izin dari FDA, maka akan segera diberikan pada warga Amerika.

    “Jika disahkan FDA, kami mungkin segera memiliki pil untuk mengobati virus pada mereka yang terinfeksi. Terapi akan jadi alat lain pada alat kami untuk melindungi orang dari hasil terburuk Covid-19,” jelasnya.

    Pil Pfizer itu diberikan dalam kombinasi dengan antivirus selain bernama ritonavir. Pengobatan dilakukan dengan tiga pil diberikan dua kali sehari.

    Obat tersebut juga diketahui telah dikembangkan perusahaan hampir dua tahun terakhir.

    Reuters mencatat, baik pil antivirus dari Pfizer dan Merck ditunggu dunia untuk mengobati . Namun data uji coba keduanya belum lengkap tersedia.

    Pfizer juga telah dalam diskusi untuk mengedarkan pilnya pada 90 negara. “Tujuan kami agar semua orang di dunia bisa memiliki (pil) secepat mungkin,” kata Chief Executive Officer Albert Bourla.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.