Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perusahaan ATM Kripto Ini Segera Melantai di Bursa! Siapa?
    Insight News

    Perusahaan ATM Kripto Ini Segera Melantai di Bursa! Siapa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Agustus 2022Updated:28 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Depot, perusahaan fintech Bitcoin berencana untuk mendaftar di Amerika Serikat dengan bergabung dengan perusahaan cek kosong GSR II Meteora Acquisition Corp dalam kesepakatan senilai US$885 juta.

    Transaksi ini diprediksi akan menghasilkan hingga US$321 juta uang tunai yang disimpan di rekening perwalian GSRM dan akan digunakan untuk mendukung modal kerja Depot Bitcoin, menyelesaikan akuisisi, dan menskalakan platform dan rangkaian produknya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dengan asumsi tidak ada penebusan, perusahaan gabungan akan bernilai US$755 juta, termasuk utang, dengan nilai ekuitas US$885 juta dan hingga US$170 juta hasil tunai dari kesepakatan, menurut sebuah pernyataan, dikutip dari CNN Internasional, Minggu (28/8/2022

    Bitcoin Depot, didirikan pada tahun 2016, adalah operator ATM bitcoin di Amerika Utara yang memungkinkan pengguna untuk mengubah uang mereka menjadi bitcoin, ethereum, dan litecoin. Dan sudah tersebar lebih dari 7.000 lokasi kios di 47 negara bagian AS dan sembilan provinsi Kanada.

    SPAC atau perusahaan cek kosong adalah perusahaan terdaftar tanpa operasi bisnis, tetapi kumpulan modal yang digunakannya untuk bergabung dengan perusahaan swasta. Kesepakatan itu kemudian membuat perusahaan swasta menjadi milik publik.

    Tingginya tingkat penebusan pemegang saham dan masalah peraturan telah menghalangi perusahaan yang ingin go public melalui rute SPAC. Sehingga menghambat pembuatan kesepakatan di sektor yang membuat wall Street dilanda badai dalam dua tahun terakhir.

    Di antara perusahaan yang baru-baru ini membatalkan perjanjian mereka untuk go public melalui SPAC, termasuk perusahaan layanan telekomunikasi Syniverse Technologies, perusahaan percetakan 3D Essentium Inc dan platform teknologi perjalanan HotelPlanner.


    Artikel Selanjutnya


    Harga Bitcoin Turun Terus, Mungkinkah Terjun Bebas Jadi Nol?

    (cha/cha)


    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.