Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pertengahan Tahun 70% Warga Sudah Divaksin
    Insight News

    Pertengahan Tahun 70% Warga Sudah Divaksin

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Februari 2022Updated:16 Februari 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pertengahan tahun ini, diperkirakan 70% masyarakat sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 penuh atau dua dosis. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes, Siti Nadia.

    Dia mengatakan hingga 15 Februari 2022, sudah ada 65% penduduk divaksinasi lengkap. Pertengahan tahun 2022 diperkirakan mencapai 70% sesuai dengan target WHO.

    “Per 15 Februari 65,8% penduduk vaksinasi lengkap. Kita dalam jalur yang cepat, dalam target who untuk mencapai 70% penduduk divaksinasi lengkap pada pertengahan 2022,” Kata Siti Nadia dalam konferensi pers online, Rabu (16/2/2022).

    Siti Nadia menjelaskan vaksinasi masih bisa memproteksi varian omicron. Dia mendorong masyarakat khususnya anak-anak dan lansia untuk segera mendapatkan vaksin Covid-19.

    Selain itu, provinsi dengan cakupan vaksinasi rendah pada lansia untuk segera melakukan percepatan. Sebab kelompok masyarakat itu memiliki tingkat kematian yang tinggi.

    “Tingkat kematian sangat tinggi pada populasi ini, kami berharap di tengah mengejar vaksinasi secara umum, mohon untuk dapat juga memfokuskan strategi terutama menjangkau populasi lansia sebagai bagian dari kelompok yang rentan,” jelasnya.

    Dari laporan yang dipaparkan Siti Nadia terlihat banyak pasien Covid-19 meninggal karena belum mendapatkan vaksinasi. Jumlah kematian 1.090 pasien ada 68% diantaranya belum divaksinasi lengkap.

    Sementara itu 76% yang meninggal berusia lebih dari 45 tahun. Untuk lansia sebanyak 49% dan komorbid sebanyak 48% serta lebih dari satu penyakit penyerta sebanyak 15%.

    Siti Nadia memastikan pemerintah akan terus mempercepat pemenuhan vaksinasi di tengah masyarakat. Termasuk memperbolehkan masyarakat mendapatkan dosis kedua dari platform yang kedua sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan rekomendasi ITAGI pada 11 Februari 2022.

    “Masyarakat belum mendapatkan dosis kedua kurang dari 6 bulan boleh mendapatkan vaksin platform yang berbeda dari dosis sebelumnya. Sesuai ketersediaan vaksin didaerah masing-masing,” jelasnya.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.