Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pernah ‘Boncos’ Rp 1.500 T, Segini Kekayaan Mark Zuckerberg
    Insight News

    Pernah ‘Boncos’ Rp 1.500 T, Segini Kekayaan Mark Zuckerberg

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa5 Januari 2023Updated:5 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Mark Zuckerberg kini memiliki kekayaan bersih US$ 48,1 miliar (Rp 750 triliun). Namun harta ini sempat menurut di akhir tahun lalu.

    Pada Oktober 2022, laporan Bloomberg Billionaires Index menyebutkan bos Meta itu kehilangan harta yang mencapai Rp 1.500 triliun, ini terjadi hanya dalam 13 bulan.

    Hal tersebut diakibatkan saham perusahaan yang terus merosot. Titik puncaknya pada September 2021, yakni US$ 380 per unit.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tahun ini total kekayaannya ‘hanya’ US$ 48,1 miliar jauh dibandingkan dari September 2021 mencapai US$142 miliar. Ini menjadi kehilangan terbesar yang pernah terjadi pada daftar orang kaya di Bloomberg Billionaires Index.

    Kinerja Meta memang cukup mengecewakan. Pada Kamis (27/10/2022), harga sahamnya anjlok 25% ke level US$97,94 dan menjadi yang terendah sejak 2016. Jika menarik hingga awal tahun lalu, harga Meta jatuh lebih dari 70%.

    Penjualan saham tersebut terjadi setelah pendapatan kuartalan perusahaan dilaporkan menurun lebih dari 4% dibandingkan tahun lalu yakni menjadi US$ 27,7 miliar. Laporan tersebut menjadi kuartal kedua yang kinerjanya mengecewakan.

    Bukan hanya itu, laba perusahaan juga turun mencapai 52%, atau hanya menjadi US$ 4,4 miliar. Meta memperkirakan kinerja buruk ini terus berlanjut hingga akhir tahun, yakni antara US$ 30 miliar hingga US$32,5 miliar atau di bawah harapan analisis sebesar US$ 32,2 miliar.

    Reality Labs, unit yang merupakan pengembang VR dan teknologi AR untuk proyek Metaverse, juga membukukan kinerja buruk yakni merugi US$ 9,4 miliar sepanjang 2022. Namun, Zuckerberg tetap melanjutkan proyek ambisius dunia digital itu di tengah kerugian perusahaannya.

    [Dexpert.co.id]


    Artikel Selanjutnya


    Niat Promosi Metaverse, Avatar Mark Zuckerberg Malah Diejek

    (luc/luc)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.