Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang Teknologi Kian Gila, Begini Cara Baru AS Jegal China
    Insight News

    Perang Teknologi Kian Gila, Begini Cara Baru AS Jegal China

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 September 2023Updated:23 September 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika Serikat melancarkan serangan terbaru bagi lawannya China dan Rusia. Negara tersebut mengeluarkan peraturan final cegah subsidi manufaktur bagi China dan Rusia.

    Aturan itu pertama kali diusulkan pada bulan Maret lalu. AS membatasi penerima dana AS berinvestasi untuk perluasan pabrikan semikonduktor di negara yang dianggap memiliki masalah keamanan nasional.

    AS juga membatasi penerima dana insentif untuk terlibat dalam penelitian bersama serta upaya perizinan teknologi dengan negara yang jadi perhatian.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun para penerima dana masih diperbolehkan terlibat penelitian dengan beberapa syarat. Seperti standar internasional, pemberi hak paten dan pemanfaatan jasa pengecoran dan pengemasan.

    “Kita harus benar-benar waspada tidak ada satu sen pun yang akan membantu China lebih maju dari kita,” kata Menteri Perdagangan AS, Gina Raimondo, dikutip dari Reuters, Sabtu (23/9/2023).

    Jika para penerima dana melanggar aturan itu, maka Departemen Perdagangan tak segan menarik kembali penghargaan federal yang telah diberikan. Raimondo juga tengah bekerja agar aturan bisa segera disetujui.

    Dia mengakui aturan itu terlambat. Namun menurutnya yang terpenting adalah melakukannya dengan benar.

    “Kita tertinggal namun yang lebih penting adalah kita melakukannya dengan benar. Dan jika kita membutuhkan waktu satu bulan atau beberapa minggu lagi untuk memperbaikinya,” jelasnya.

    AS juga melakukan klasifikasi beberapa semikonduktor sebagai bagian dari keamanan nasional. Inilah yang jadi pemicu pembatasan yang lebih ketat, termasuk chip komputasi kuantum generasi terbaru, chip mature-node, lingkungan intensif radiasi dan kemampuan spesial militer.

    Pemerintahan AS berencana memberikan subsidi sebesar US$39 miliar (Rp 598,9 triliun) pada produksi semikonduktor. Aturan soal chip menyiapkan dana US$52,7 miliar (Rp 809,3 triliun) untuk produksi semikonduktor, penelitian dan pengembangan tenaga kerja dalam negeri.


    Artikel Selanjutnya


    Ada Sinyal Baru HP Masih Ga Laku, Nasib Pedagang Masih Miris

    (dce)


    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.