Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang Ecommerce Lawan TikTok, Instagram Akhirnya Menyerah!
    Insight News

    Perang Ecommerce Lawan TikTok, Instagram Akhirnya Menyerah!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa16 Februari 2023Updated:20 Februari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Instagram akan menghentikan fitur belanja langsung (live shopping) di dalam aplikasi bulan depan.

    Mulai 16 Maret, influencer tidak lagi dapat menandai produk selama siaran langsung. Meskipun mereka masih dapat menyiapkan dan menjalankan toko virtual, menjual item di Feed, Stories, Reel, dan melalui iklan.

    “Perubahan ini akan membantu kami fokus pada produk dan fitur yang memberikan nilai terbaik bagi pengguna kami,” kata Instagram, dikutip dari PCMag, Kamis (16/2/2023).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di tengah booming layanan belanja online di era pandemi, Instagram meluncurkan belanja langsung di pertengahan 2020 lalu. Instagram kemudian menambahkan tab Toko ke layar beranda aplikasi untuk memudahkan pengguna terhubung dengan brand dan kreator. “Serta menemukan produk yang Anda sukai,” kata Adam Mosseri, Head of Instagram, saat itu.

    Namun, pada Agustus 2022, perusahaan induk Instagram, Meta, menghentikan live shopping di Facebook, menjawab perilaku menonton konsumen yang bergeser ke video berdurasi pendek.

    Selanjutna, Bulan lalu, tab Shop ditarik dari homescreen aplikasi Instagram. “Idenya di sini adalah untuk menyederhanakan Instagram dan lebih memfokuskannya pada apa yang kami coba lakukan,” kata Mosseri.

    Fitur siaran langsung lainnya di Instagram, termasuk kemampuan untuk menjadwalkan streaming langsung, mengundang tamu untuk bergabung, dan mengadakan Tanya Jawab, tidak akan terpengaruh oleh perubahan ini.

    Sementara itu, TikTok Shop dengan fitur belanja selama siaran langsung sedang melejit. Data terbaru dari ByteDance menggambarkan pertumbuhan pesat TikTok Shop di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Nilai transaksi e-commerce di TikTok meroket selama 2022

    The Information melaporkan bahwa nilai belanja e-commerce melalui TikTok melonjak empat kali lipat sepanjang 2022. Nilai barang yang dibeli (gross merchandise value) atau GMV di Asia Tenggara tercatat melampaui US$4,4 miliar atau melebihi Rp 68 triliun.

    TikTok menyediakan platform belanja online lewat dua fitur. Lewat TikTok Shop, pemilik akun TikTok bisa membuka toko online yang bisa dikunjungi langsung pengguna TikTok lainnya.

    Selain TikTok Shop, pengguna TikTok juga bisa berjualan saat menggelar live streaming atau siaran langsung di TikTok. Barang yang dipromosikan biasanya ada di bagian kanan bawah.

    Survei Populix sebelumnya menyatakan Tiktok Shop telah digunakan oleh 45% masyarakat di Indonesia yang pernah belanja online menggunakan media sosial, lebih tinggi dari platform milik keluarga besar Meta yakni WhatsApp (21%), Facebook Shop (10%) dan Instagram Shop (10%).



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.