Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang Baru Meletus, Google Melawan Microsoft
    Insight News

    Perang Baru Meletus, Google Melawan Microsoft

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Juli 2024Updated:12 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Dua raksasa teknologi dunia, Microsoft dan Google, terlibat perang sengit terkait cloud. Google bersiap untuk melawan Microsoft soal praktik perizinan.

    “Banyak badan pengawas yang membuka penyelidikan soal praktik perizinan Microsoft, dan kami berharap akan ada solusi melindungi pasar cloud dari perilaku anti persaingan Microsoft,” kata kepala Google Cloud, anak perusahaan Google, Amit Zavery, dikutip dari Reuters, Jumat (12/7/2024).

    Google Cloud akan terus melawan Microsoft. Dia mengatakan pihaknya tengah menjajaki opsi melawan lisensi anti persaingan perusahaan yang didirikan Bill Gates itu.

    “Kami menjajaki pilihan untuk terus melawan lisensi anti-persaingan Microsoft untuk mempromosikan pilihan, inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital di Eropa,” jelasnya.

    Reuters melaporkan komentar Zavery hanya berselang beberapa hari setelah kesepakatan antara Microsoft dan organisasi layanan cloud CISPE. Microsoft harus membayar kesepakatan 20 juta euro (Rp 350,9 miliar) untuk menyelesaikan gugatan lembaga itu.

    CISPE yang beranggotakan salah satunya Amazon mengajukan keluhan pada Komisi Eropa akhir tahun 2022. Ini terkait kontrak Microsoft yang diklaim merugikan ekosistem cloud Eropa.

    Soal penyelesaian itu, Brad Smith selaku Presiden Microsoft mengatakan senang dengan hasil penyelesaian. Bukan hanya itu, mereka bisa bekerja sama soal industri cloud di Eropa.

    “Setelah bekerja sama dengan CISPE dan anggota Eropa lebih dari satu tahun, saya senang kami tidak hanya menyelesaikan kekhawatiran mereka di masa lalu. Namun juga bekerja sama mencari jalur untuk membawa lebih banyak kompetisi untuk pasar cloud computing di Eropa dan sekitarnya,” jelas dia.

    Salah satu yang dilakukan adalah mengembangkan produk untuk CISPE bisa menjalankan software Microsoft pada platform anggotanya untuk infrastruktur cloud Azure. Harganya juga dijanjikan akan setara dengan harga Microsoft.

    Selain itu juga Microsoft akan memberikan kompensasi pada anggota CISPE. Yakni terkait hilangnya pendapatan biaya lisensi dua tahun terakhir.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: AI Dalam Dunia Marketing, Apakah Menjadi “Pedang Bermata Dua?”


    (fab/fab)

    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.