Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penyebab Tesla Ambruk, Nasibnya Sudah di Ujung Tanduk
    Insight News

    Penyebab Tesla Ambruk, Nasibnya Sudah di Ujung Tanduk

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Juli 2024Updated:12 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Tesla dulu merupakan raja mobil listrik dunia. Namun, kejayaannya sepertinya mulai kolaps akibat kencangnya persaingan dengan mobil listrik buatan China dan negara-negara lain.

    Pada kuartal kedua (Q2) 2024, pangsa pasar Tesla anjlok menjadi 49,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 59,3%, menurut laporan New York Times, Kamis (11/7/2024).

    Penurunan kinerja penjualan Tesla terjadi saat pasar mobil listrik sedang tumbuh pesat. Sepanjang Q2 2024, pertumbuhan mobil listrik secara total naik 11,3% secara tahun-ke-tahun (yoy), menurut firma pemasaran Cox Automotive.

    Hal ini bisa diartikan Tesla mulai empot-empotan menghadapi persaingan industri. Jika terus dibiarkan, bukan tak mungkin posisi Tesla sebagai pemimpin pasar mobil listrik akan tergantikan.

    Para analis sudah lama memprediksi tren penurunan kinerja Tesla. Apalagi perusahaan juga diterpa masalah internal yang dipicu perilaku CEO Elon Musk yang terpolarisasi.

    Menurut laporan baru dari Alliance for Automotive Innovation, warga Amerika Serikat (AS) saat ini memiliki opsi total 113 jenis kendaraan listrik baterai, hibrida plug-in, dan mobil berbahan bakar, sehingga memberi mereka banyak alternatif dibandingkan Tesla.

    Di sisi lain, ada empat mobil pickup listrik berbeda yang bersaing dengan Cybertruck milik Tesla, dikutip dari Futurism.

    Ramainya pemain di industri mobil listrik juga membuat harga produk tersebut makin terjangkau. Hal ini turut menekan Tesla yang dikenal mematok harga mahal.

    Banyak pula laporan soal kecelakaan mobil listrik Tesla. Pelayanan purna jual yang kurang memuaskan, ditambah gimik pemasaran yang dinilai kurang akurat, membuat citra Tesla makin terpuruk.

    Kompetisi domestik juga makin kencang. Chevrolet digadang-gadang akan meluncurkan mobil listrik murah dengan harga US$ 35.000 untuk menantang dominasi Tesla.

    Saksikan video di bawah ini:

    Elon Musk Ancam Larang Penggunaan Perangkat Apple di Perusahaannya





    Next Article



    Starlink Siap Luncurkan Internet untuk HP, Begini Respons Operator RI



    (fab/fab)

    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.