Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Penyakit Misterius Serang Pejabat AS, Rusia Diduga Dalangnya
    Inspiring You

    Penyakit Misterius Serang Pejabat AS, Rusia Diduga Dalangnya

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman3 April 2024Updated:3 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Unit intelijen militer Rusia (GRU) dituduh terlibat atas penyebaran penyakit misterius “Sindrom Havana” yang menjangkit diplomat dan mata-mata Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

    Lapoan Reuters yang mengutip Insider menyebut bahwa penyakit misterius “Sindrom Havana” kemungkinan berhubungan dengan senjata energi yang digunakan oleh anggota unit sabotase intelijen militer Rusia.

    Berdasarkan hasil temuan yang dirilis pada 2023 lalu, investigasi intelijen AS menyebut bahwa “sangat mustahil” ada musuh asing yang bertanggung jawab atas penyakit yang pertama kali ditemukan di Havana, Kuba dan menjangkit pejabat kedutaan AS pada 2016 silam ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, grup media investigasi Insider yang berbasis di Latvia, melaporkan bahwa anggota GRU alias 29155 sempat ditempatkan di lokasi ditemukannya penyakit yang melibatkan personel AS tersebut.

    Selama setahun lebih, hasil investigasi Insider, CBS’s 60 Minutes, dan Der Spiegel melaporkan bahwa anggota senior Unit 29155 menerima penghargaan dan promosi atas pekerjaan yang berkaitan dengan pengembangan “senjata akustik tak mematikan”. Selain itu, para diplomat AS yang terjangkit sindrom itu mungkin menjadi sasaran persenjataan sonik Rusia.

    Adapun, Rusia membantah terlibat dalam penyebaran penyakit dengan gejala migrain, mual, pusing, gangguan pendengaran, sulit berkonsentrasi hingga kehilangan ingatan ini.

    Sebelumnya, Insider melaporkan bahwa kasus pertama penyakit misterius “Sindrom Havana” mungkin terjadi sebelum 2016 lalu. Pada awalnya, gejala tersebut sempat dikaitkan dengan dugaan serangan akustik atau perangkat elektronik dengan pancaran kuat lainnya.

    “Kemungkinan ada serangan dua tahun sebelumnya di Frankfurt, Jerman, yakni ketika seorang pegawai pemerintahan AS yang ditugaskan di konsulat setempat pingsan akibat “sesuatu” yang mirip dengan “pancaran energi yang kuat”,” lapor The Insider.


    Artikel Selanjutnya


    Fakta-Fakta Burung Pemangsa Siberia yang Migrasi ke Karawang

    (rns/rns)


    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.