Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penyakit Misterius Baru Muncul di Nigeria, Tersebar Lewat Virus
    Insight News

    Penyakit Misterius Baru Muncul di Nigeria, Tersebar Lewat Virus

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2024Updated:21 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penyakit misterius muncul di Sokoto, Nigeria, hingga membuat otoritas kesehatan kebingungan.

    Menurut Dr Jide Idris, Direktur Jenderal Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria (NCDC), penyakit aneh tersebut dilaporkan pada 21 Maret 2024.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Penyakit ini bermanifestasi dengan gejala seperti perut kembung, demam, muntah, dan penurunan berat badan, terutama menyerang anak-anak berusia 4 hingga 13 tahun, serta beberapa orang dewasa.

    Idris menyatakan, NCDC telah mengerahkan Tim Respon Cepat Nasional (NRRT) untuk bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Nigeria untuk menyelidiki masalah ini.

    Sejauh ini, 164 kasus dugaan telah diidentifikasi di 6 kelurahan di Pemerintah Daerah Isa, dan telah mengakibatkan 4 kematian tragis.

    “Yang perlu diperhatikan, ini bukan kejadian pertama karena kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2023. Kejadian ini terjadi tanpa diagnosis yang pasti,” kata Idris, dikutip dari Vanguard, Jumat (19/4/2024).

    Idris mengatakan bahwa pencarian faktor penyebab masih terus berlanjut, termasuk pengujian logam berat. NCDC sendiri telah melakukan penilaian klinis awal dan hasilnya mereka mengesampingkan kemungkinan penyakit menular.

    Mengenai pengujian logam berat, ia menuturkan bahwa hasil penelusuran menunjukkan beragamnya tingkat timbal dan kromium dalam sampel darah, sehingga mendorong pengawasan terhadap aktivitas lokal seperti praktik pertambangan dan pertanian yang melibatkan penggunaan bahan kimia.

    “Upaya kolaboratif ini tidak hanya mencakup institusi kesehatan, namun juga mencakup lembaga pemerintah, badan penelitian, dan pemangku kepentingan masyarakat,” kata dia.

    Saat ini, lanjutnya, tantangan keamanan menghambat akses ke daerah yang terkena dampak sehingga mempersulit upaya penanganan dari NCDC.

    Ketika penyelidikan terhadap penyakit ini terus berlanjut, pimpinan NCDC telah mendesak masyarakat yang terkena dampak untuk waspada dengan menekankan pelaporan gejala ke fasilitas kesehatan atau pihak berwenang yang ditunjuk.


    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.