Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penipuan Makin Banyak di 2024, Dunia Bisa Kacau Balau
    Insight News

    Penipuan Makin Banyak di 2024, Dunia Bisa Kacau Balau

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa24 Januari 2024Updated:24 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Penipuan siber bakal sering terjadi tahun ini. Kabarnya hal tersebut disebabkan dengan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang terjadi beberapa waktu terakhir.

    Peringatan ini masuk dalam laporan National Cyber Security Center (NCSC) yang merupakan bagian dari badan intelijen GCHQ Inggris. Tools (AI) akan menyebabkan peningkatan serangan siber dan membuat hambatan mengalami penurunan dan memudahkan peretas untuk masuk dalam sistem.

    Bukan hanya itu, hambatan yang mudah ditembus itu akan menyebabkan serangan ransomware secara global bakal mengalami peningkatan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “AI hampir pasti meningkatkan volume dan dampak serangan siber dalam dua tahun ke depan. Namun dampaknya pada ancaman siber tidak akan merata,” tulis laporan itu, dikutip Reuters, Rabu (24/1/2024).

    Serangan-serangan akan dilakukan oleh peretas oportunistik. Mereka disebut belum tentu memiliki kemampuan melakukan serangan tingkat tinggi.

    Sementara untuk peretas yang didukung negara akan melakukan kejahatan lebih besar lagi. Yakni dengan memanfaatkan AI untuk operasi siber tingkat lanjut pada jaringan, seperti pembuatan malware.

    Pengembangan AI yang begitu pesat juga berpotensi pada keamanan para pengguna internet. Reuters mencatat badan intelijen seluruh dunia ikut memikirkan potensi terkait algoritma.

    Potensi ini akan membuat seperti berinteraksi dengan manusia. Ini disebut sebagai model bahasa besar atau LLM.

    Keamanan penggunaan AI juga jadi fokus beberapa pemerintah. Inggris, Amerika Serikat (AS) hingga Kanada tengah melihat cara peretas memanfaatkan teknologi tersebut.



    Artikel Selanjutnya


    Kampanye & Pemilu Lebih Efisien,Teknologi AI Bisa Diandalkan?

    (npb/npb)


    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.