Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pengguna iPhone-Macbook Mendadak Dapat Update, Segera Instal!
    Insight News

    Pengguna iPhone-Macbook Mendadak Dapat Update, Segera Instal!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Mei 2023Updated:2 Mei 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple kemarin membuat gebrakan. Pengguna iPhone, iPad, dan Macbook kini menerima update keamanan lebih cepat untuk menambal celah yang bisa dimanfaatkan hacker untuk membajak dan mengkloning.

    Pada Senin (1/5/2023), Apple mengumumkan tambalan “rapid security” ke pengguna perangkat buatan mereka. Tujuannya adalah memperbaiki celah keamanan yang mengancam pengguna iPhone, iPad, dan Macbook tanpa harus menunggu update rutin.

    Dalam notifikasi Apple, update Rapid Security Response berisi “pengembangan keamanan yang penting di antara update software.”


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Fitur unduh dan instal Rapid Security Response berfungsi secara default atau bawaan. Beberapa update bahkan terinstal tanpa harus melalui proses rebooting.

    Pembaruan Rapid Security ini diketahui telah diterima oleh pengguna iOS 16.4.1, iPadOS 16.4.1, dan macOS 13.3.1. Setelah diinstal, nama sistem operasi yang ada di perangkat akan berubah dengan ditambahkan huruf dalam kurung, misalnya iOS 16.4.1 menjadi iOS 16.4.1 (a).

    Sistem operasi yang lebih lama tidak bisa menerima pembaruan instan ini dan harus menunggu perbaikan dalam update software berikutnya.

    TechCrunch menyatakan Apple tidak memberikan informasi tentang ancaman yang diatasi dengan pembaruan instan ini.

    Namun, dalam beberapa pekan terakhir media melaporkan celah keamanan yang dimanfaatkan oleh pembuat aplikasi penguntit dan mata-mata QuaDream dan NSO Group. Keduanya sebelumnya telah mengungkapkan celah keamanan di software Apple yang membuat mereka mampu mencuri data data dari perangkat pengguna iPhone.

    Citizen Lab, menurut TechCrunch, pekan lalu menyatakan bahwa fitur Lockdown Mode yang dirilis Apple tahun lalu adalah upaya perusahaan tersebut untuk memblokir serangan hacker seperti QuaDream dan NSO Group.




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.