Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Penemuan Teknologi Canggih China yang Kini Mendunia
    Insight News

    Penemuan Teknologi Canggih China yang Kini Mendunia

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Januari 2023Updated:23 Januari 2023Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – China merupakan salah satu negara yang terkenal memiliki inovasi teknologi canggih. Bahkan, sudah sejak lama Negeri Tirai Bambu menciptakan benda yang kini digunakan oleh umat manusia.

    Berikut lima penemuan asal China yang mendunia, sebagaimana dirangkum CNBC Indonesia.

    1. Kertas


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT




    Foto: Kapal kertas terlihat ditempatkan selama protes terhadap penyitaan oleh pasukan khusus Rusia dari tiga kapal angkatan laut Ukraina, yang diblokir Rusia . Reuters/Gleb Garanich

    Kertas telah ada di China sejak tahun 105. Bahkan kertas tertua di dunia ditemukan di sebuah makam dekat Xian pada tahun 1957. Terbuat dari serat rami, kertas berasal dari periode di antara 140 SM dan 87 SM.

    Kasim China dan pejabat istana dinasti Han Timur Cai Lun umumnya dianggap sebagai penemu kertas dan proses pembuatan kertas. Dia menambahkan kulit pohon dan ujung rami ke proses pembuatan kertas skala awal dan kecil.

    Setelah penemuan proses pembuatan kertas oleh orang China, ini memungkinkan pembuatan skala besar dan penggunaan luas salah satu penemuan paling menentukan sepanjang masa.

    2. Kompas

    Sebuah artefak dari Meksiko yang berasal dari tahun 1.000 SM menunjukkan penggunaan kompas dengan batu magnet, yang merupakan bagian bijih besi yang dimagnetisasi secara alami. Namun, penduduk China adalah yang pertama menyadari bahwa dapat dimagnetisasi dengan bersentuhan dengan batu magnet.

    Selama Dinasti Han pada tahun 202 SM – 220 M, orang China mulai menggunakan sendok batu iodestone berorientasi utara-selatan dan kompas berbentuk mangkuk untuk ramalan. Awalnya digunakan sebagai bagian dari praktik Feng Shui, yang bertujuan untuk menyelaraskan individu dengan lingkungan sekitarnya.

    Pada 1000 M, kompas navigasi digunakan di kapal-kapal China. Baru kemudian pedagang Arab yang datang ke China mempelajari teknologi tersebut dan membawanya ke barat.

    3. Teh




    Ilustrasi teh putih. (Dok: @1mhealthtips)Ilustrasi teh putih. (Dok: @1mhealthtips)

    Tanaman teh berasal dari Yunnan barat. Legenda Tiongkok kuno mengatakan bahwa teh pertama kali ditemukan oleh Shennong, “bapak pertanian” Tiongkok, sekitar 2.737 SM. Di Dinasti Tang, teh menjadi minuman populer yang dinikmati oleh orang-orang dari berbagai kelas sosial.

    “Cha Jing” (atau ‘Buku Teh’) yang ditulis oleh Lu Yu di Dinasti Tang menguraikan metode budi daya, minum, dan mengklasifikasikan teh yang berbeda, dan dianggap sebagai monografi pertama di dunia tentang teh. Pohon teh hidup tertua di dunia sendiri ada di Lin Cang, dan berusia sekitar 3.200 tahun.

    4. Bubuk mesiu

    Dikenal sebagai “bubuk hitam”, bubuk mesiu ditemukan sekitar 1000 SM oleh alkemis Tao Cina. Wei Boyang, juga dikenal sebagai bapak alkimia. Ia menggambarkannya pada tahun 142 M sebagai zat yang dapat “terbang dan menari” dengan keras.

    Ironisnya, itu dikembangkan lebih lanjut oleh para alkemis yang berusaha menghasilkan zat yang memungkinkan kehidupan abadi. Eksperimen melibatkan pemanasan 10% sulfur dan 75% sendawa dengan tujuan mengubah tubuh.

    Pada abad ke-10, bubuk hitam digunakan untuk kembang api dan sinyal. Secara bertahap inovasi ini dibawah ke barat dan secara luas digunakan sebagai alat perang. Saat itu, bubuk mesiu masih digunakan sebagai bahan peledak untuk memecah endapan batu bara dan batuan hingga awal abad ke-20, ketika digantikan oleh dinamit.

    5. Besi cor




    abrik Baja dan Besi Guofeng yang telah dinonaktifkan dan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Tangshan, provinsi Hebei, China, August 22, 2018. Picture taken August 22, 2018.  REUTERS/Thomas PeterPabrik Baja dan Besi Guofeng yang telah dinonaktifkan dan sebuah gedung apartemen yang sedang dibangun di Tangshan, provinsi Hebei, China, August 22, 2018. Picture taken August 22, 2018. REUTERS/Thomas Peter

    Penelitian arkeologi telah mengkonfirmasi bahwa besi cor, yang terbuat dari besi kasar yang meleleh, dikembangkan di China pada awal abad ke-5 SM selama Dinasti Zhou.

    Orang China mampu membuat besi menjadi bentuk fungsional dan ornamen. Dengan perkembangan anil, yakni cara membiarkan logam atau kaca mendingin secara perlahan untuk memperkuatnya, China mulai membuat mata bajak, pedang yang lebih panjang, dan bahkan bangunan dari besi.

    Sebaliknya, tanur sembur baru ditemukan di barat pada akhir abad ke-8 M dan besi cor belum tersedia secara luas di Eropa sebelum 1380.

    [Dexpert.co.id]


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.