Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Peneliti Hitung Peluang Bumi Disedot Lubang Hitam
    Insight News

    Peneliti Hitung Peluang Bumi Disedot Lubang Hitam

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Maret 2024Updated:22 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Lubang hitam atau black hole adalah wilayah luar angkasa yang gravitasinya sangat ekstrem sehingga tidak ada apa pun di sekitarnya.

    Lalu, apakah ada kemungkinan planet Bumi akan ditarik ke dalam lubang hitam?


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para ahli mengatakan, tidak ada kemungkinan Bumi bertabrakan dengan lubang hitam dalam waktu sekitar lima miliar tahun.

    Menurut Doug Gobielle profesor di departemen fisika University of Rhode Island, pertemuan black hole dengan tata surya hampir tidak mungkin.

    “Kita pun tidak perlu khawatir, seperti halnya kita tidak mengkhawatirkan bintang yang melintasi tata surya,” ujarnya dikutip dari Newsweek, Kamis (21/3/2024).

    Sementara itu, menurut Jonathan Zrake selaku asisten profesor fisika dan astronomi di Clemson University, meskipun ada banyak sekali bintang di galaksi kita, pertemuan acak di antara mereka sangat jarang terjadi karena jarak antar objek yang sangat jauh dan luas.

    “Sama seperti kita pada umumnya tidak mengkhawatirkan bintang-bintang yang melintasi tata surya, hal ini juga dapat diperluas ke semua objek di galaksi,” kata Zrake.

    Menurut para ahli, lubang hitam terdekat dengan tata surya kita terlalu jauh untuk menimbulkan dampak apa pun pada tata surya.

    Misalnya, V616 Monocerotis (V616 Mon) yang dianggap sebagai salah satu lubang hitam terdekat dengan tata surya kita dengan jarak lebih dari 3.000 tahun cahaya.

    “Pada jaraknya dari Bumi, kita hanya akan menyadarinya dengan melihat langsung ke sistem dengan alat observasi. Dampaknya terhadap Bumi akan menjadi nol,” kata Gobielle menjelaskan.

    Lubang hitam hadir dalam dua kelas ukuran yakni bintang dan supermasif. Untuk lubang hitam bintang cenderung memiliki massa beberapa kali lebih besar dari matahari kita. Sebaliknya, lubang hitam supermasif dapat memiliki massa yang berkisar antara jutaan hingga miliaran massa matahari.

    Lubang hitam bermassa bintang, seperti V616 Mon, terbentuk dari sisa-sisa bintang masif yang mati dalam ledakan kosmik dahsyat supernova. Salah satu bintang terdekat dapat membentuk lubang hitam adalah Betelgeuse, bintang paling terang kedua di konstelasi Orion.

    Menurut Zrake, Betelgeuse mendekati akhir masanya dan kemungkinan akan menghasilkan supernova sekitar 10.000 tahun mendatang. Tapi bintang ini terletak sekitar 500 tahun cahaya dan jika memang menghasilkan lubang hitam, maka tidak akan ada dampaknya terhadap Bumi.




    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.