Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Peneliti Denmark Temukan Ribuan Virus Baru dalam Popok Bayi
    Inspiring You

    Peneliti Denmark Temukan Ribuan Virus Baru dalam Popok Bayi

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman25 April 2023Updated:25 April 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Sejumlah ilmuwan di Denmark mencoba mencari tahu asal-usul sejumlah penyakit yang diderita manusia. Untuk menjawab pertanyaan ini, mereka mengamati popok bayi yang sudah dipakai. 

    Mengutip laman WebMD, para peneliti menemukan 10.000 jenis virus dalam popok. Banyak dari virus tersebut belum pernah teridentifikasi sebelumnya.

    “Secara khusus kami mencoba menguraikan bagaimana bakteri usus tertentu pada masa bayi dapat melindungi Anda dari penyakit kronis di kemudian hari,” kata peneliti Shiraz Shah, PhD, dalam posting blog yang menjelaskan penelitian tersebut, yang diterbitkan bulan ini di Nature Microbiology.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Shah dan rekan-rekannya di Copenhagen Prospective Studies for Asthma in Childhood merekrut para ibu selama kehamilan. Para ibu tersebut setuju untuk mendaftarkan bayi mereka dalam penelitian setelah lahir.

    Popok bekas dikumpulkan ketika bayi berusia 1 tahun, dan anak-anak sekarang berusia 12 tahun. Analisis popok adalah langkah pertama dalam penelitian, yang memiliki tujuan jangka panjang untuk mengidentifikasi penyebab penyakit peradangan kronis seperti asma, eksim, dan alergi.

    Para peneliti terkejut dengan banyaknya virus yang mereka temukan.

    “Hipotesis kami saat ini adalah bahwa muatan virus meningkat di usus bayi karena sistem kekebalan belum sempurna,” tulis Shah.

    Analisis selanjutnya akan memeriksa popok sejak bayi berusia 1 minggu dan 1 bulan untuk melihat apakah ada 10.000 jenis virus pada usia muda tersebut. Setelah itu, para peneliti akan melihat apakah virus tertentu mampu melindungi anak-anak dari penyakit seperti asma atau ADHD.

    Anak-anak dalam penelitian ini akan terus menyumbangkan informasi melalui popok bekas mereka, dan para peneliti akan terus mengamati hubungan antara usus dan penyakit serius.

    “Kami percaya bahwa banyak penyakit kronis dimulai pada masa kanak-kanak bahkan jika gejalanya muncul di kemudian hari,” ungkap Shah.

    “Untuk saat ini, setidaknya kita tahu bahwa memiliki usus yang penuh dengan virus pasti merupakan bagian alami dari bayi,” paparnya.



    Artikel Selanjutnya


    Awas! Virus Covid Bisa Tahan hingga Seminggu di 5 Makanan Ini

    (hsy/hsy)


    Innovation Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.