Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pendanaan Startup Anjlok di 2022, Ini Datanya!
    Insight News

    Pendanaan Startup Anjlok di 2022, Ini Datanya!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2023Updated:18 Januari 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Pasca menguat signifikan pada masa pandemi, tren pendanaan startup melemah sepanjang 2022. Berdasarkan laporan State of Venture 2022 Pendanaan modal ventura global pada 2022 mencapai US$415,1 miliar atau turun 35% jika dibandingkan tahun 2021.



    Dalam catatan CNBC Indonesia, pendanaan melambat begitu signifikan pada semester II-2022, bahkan mencapai US$65,9 miliar pada kuartal IV-2022 angkanya turun hingga 64% dari kuartal IV-2021 secara year-on-year/yoy dan kembali ke level pra-pandemi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berdasarkan data CB Insights, penurunan paling dalam terjadi di sektor kesehatan digital. Sepanjang 2022 pendanaan untuk startup teknologi bidang kesehatan berkurang 57% (yoy). Kemudian pendanaan untuk startup teknologi ritel turun 52% (yoy), dan teknologi keuangan atau fintech turun 46% (yoy).

    Jika dilihat dari wilayahnya, kontraksi terbesar terjadi di Asia yang pendanaannya berkurang 40% (yoy), Amerika Serikat turun 17% (yoy), dan Eropa melemah 17% (yoy). Namun, hal berbeda terjadi di Afrika.

    “Pendanaan modal ventura di Afrika pada 2022 mencapai US$3,1 miliar, melonjak 35% (yoy). Ini merupakan rekor baru untuk Afrika,” kata CB Insights.

    CB Insights mengklaim data pendanaan ini berasal dari sumber-sumber yang sudah diverifikasi, meliputi data dari lembaga pemerintahan, konfirmasi langsung dari perusahaan, siaran pers perusahaan, atau pemberitaan media yang kredibel.

    Untuk diketahui, pada Desember 2022 lalu Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkapkan, saat ini telah terjadi penurunan aliran pendanaan start-up digital di wilayah Asia mencapai 60% secara year-on-year (yoy) pada kuartal-III 2022. Sedangkan secara quarter-to-quarter juga mengalami penurunan 33%.

    TIM RISET CNBC INDONESIA


    Artikel Selanjutnya


    Fintech Ini Sasar Anak-anak, Dapat Duit Rp 845 Miliar

    (aum/aum)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.