Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pencurian Kripto Terbesar, Duit Rp 4,8 Triliun Melayang
    Insight News

    Pencurian Kripto Terbesar, Duit Rp 4,8 Triliun Melayang

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 Juli 2024Updated:11 Juli 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, Dexpert.co.id – Hacker makin ganas mengincar mata uang kripto. Dalam periode 1 Januari hingga 24 Juni 2024, angka pencurian kripto meningkat lebih dari dua kali lipat dengan nilai total US$1,38 miliar atau setara Rp 22,4 triliun.

    Pada periode yang sama tahun lalu, pencurian kripto terdeteksi ‘hanya’ US$657 juta atau sekitar Rp 10,6 triliun. Hal tersebut berdasarkan laporan firma riset blockchain TRM.

    Seperti tahun lalu, beberapa serangan besar mendorong peningkatan jumlah kripto yang dijarah. Ada lima peretasan teratas yang berkontribusi 70% dari jumlah kripto yang dicuri pada paruh pertama tahun ini.

    TRM mengatakan modus serangan teratas pada 6 bulan pertama 2024 mencakup penyerangan kunci pribadi dan frase awal. Sebagai informasi, frase awal adalah rangkaian kata acak yang menyimpan informasi yang diperlukan untuk mengakses atau memulihkan dompet kripto.

    Pencurian Kripto Terbesar 2024

    Pencurian terbesar pada tahun ini bernilai US$300 juta atau Rp 4,8 triliun dari bursa kripto Jepang, DMM Bitcoin, dikutip dari CNBC International, Rabu (10/7/2024).

    Hacker menggunakan kunci pribadi curian. Lalu, hacker mengirim sejumlah kecil kripto dari dompet dengan alamat serupa untuk meniru alamat korban atau penerima.

    Tujuannya untuk mengelabui korban agar mengirim dana ke dompet yang salah. Korban yang tak teliti akan terjerat. Sebab, alamat kripto memang panjang dan kompleks, sehingga sulit untuk dihafal.

    TRM mengatakan tak ada perubahan signifikan pada ekosistem keamanan kripto yang berkontribusi pada naiknya pencurian mata uang digital tersebut.

    Jumlah peretasan juga relatif stabil. Namun, harga kripto yang lebih tinggi dari tahun lalu menyebabkan nilai curian lebih banyak pada awal tahun ini.

    Diketahui, pencurian kripto memang merupakan fenomena yang tak terelakkan. Pada 2014 lalu, Mt.Gox diretas hingga bangkrut. Hacker berhasil mencuri 950.000 Bitcoin yang bernilai lebih dari US$54 miliar pada harga saat ini.

    November lalu, kripto senilai US$115 juta juga dicuri dari HTX dan Heco Chain. Dua bursa kripto tersebut terafiliasi dengan pengusaha kawakan seperti Justin Sun.

    TRM mengatakan firma kripto bisa memperketat sistem keamanannya untuk menanggulangi maraknya hacker. Misalnya dengan melakukan audit keamanan reguler dan memperkuat sistem enkripsi.

    Saksikan video di bawah ini:

    Video: Strategi Indosat Maksimalkan Konektivitas di Indonesia

    (fab/fab)

    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.